Riwayat Dusun Raja Suku Tobelo Dalam

By Kabar Pulau 16 Mei 2017, 13:21:49 WITKabar Kampung

Riwayat Dusun Raja Suku Tobelo Dalam

hkan komunitas untuk keluar dari hutan. Dia juga digaji serta mendapatkan bantuan satu karung beras, 5 kg gula, satu dus mie instan, dan empat bung­kus kopi pada waktu itu. Bahkan, gelar sebagai “Kepala Suku” yang disandang oleh Madiki, diberikan oleh petu­gas lapang yang menjalankan program dari Depsos.

“Waktu itu, saya masuk di hutan berbulan–bulan un­tuk cari pe dorang (Komunitas Togutil Dodaga), saya kasih kaluar pe dorang itu juga ada tantangan besar karna kalo dorang waktu di hutan tu torang tidak bisa masuk sembarangan. Cuma karna, saya dulu pe orang tua–tua dulu juga sebagian orang Togutil Dodaga, sama deng dorang yang di hutan, saya coba bacarita deng dorang deng sebut saya pe orang tua– tua dulu pe nama”.

Kebiasaan mengingat nama orang dengan silsilah turunan sangat kuat di ingatan orang Togutil Dodaga yang masih tinggal di dalam hutan. Juga tingkat peng­hargaan antar sesama manusia dan sesama komunitas sangat tinggi. Madiki dipercaya oleh komunitas karena berdasarkan silsilah keturunan orang dalam Togutil Dodaga.

“Nama orang tua-tua saja itu jadi modal untuk bisa masuk ke dalam, modal bahasa juga, karena saya mengerti dan fasih bahasa Tobelo. Tapi ketidakper­cayaan terhadap orang luar cukup tinggi. Makanya, dorang juga sempat menaru curiga terhadap kehad­iran saya. Jadi saya harus tinggal berbulan-bulan, makan sama-sama supaya dapat kepercayaan. Saya ajak untuk dorang tinggal di luar, di rumah yang disediakan Depsos”.

Madiki memberikan keterangan yang tak jauh beda dengan keterangan warga lainnya, bahwa orang Togutil Dodaga tidak nyaman dengan perumahan yang dibangun Depsos. Tapi ada juga keterangan yang ber­beda yang diceritakan oleh Madiki, yang menyebabkan orang Togu

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar