Riwayat Dusun Raja Suku Tobelo Dalam

By Kabar Pulau 16 Mei 2017, 13:21:49 WITKabar Kampung

Riwayat Dusun Raja Suku Tobelo Dalam

bantaran Kali Meja sampai menembus kedalaman hutan. Perlahan, oleh pemerintah mereka diajak meninggalkan tempat lama dan memban­gun pemukiman baru di tempat sekarang. Pembentukan pemukiman Desa Dodaga selalu mengalami berbagai kendala dan penyesuaian yang berat. Tidak kurang se­banyak enam kali upaya orang Togutil Dodaga berusaha dikeluarkan untuk bermukim, oleh pemerintah setempat.

Hingga pada tahun 1967, beberapa keluarga kem­bali menempati pinggiran sungai karena ketergantungan yang tinggi pada sungai. Pada tahun itu juga pernah ter­jadi banjir besar (belum diketahui penyebab banjir) dan akhirnya mereka berpindah tempat lagi. Dari perpin­dahan berikutnya, sampai di suatu tempat yang diberi nama “Nguhu Muku” pada tahun 1977. Tak lama kemu­dian nama Nguhu Muku diganti menjadi nama “Dodaga” sesuai sejarah yang diceritakan oleh moyang-moyang.

Selain karena banjir, perpindahan yang berulang­kali itu juga bersebab karakter budaya meramu dan ber­buru yang masih kuat. Sebagai manusia nomaden, mereka berpindah mendatangi daerah yang terdapat banyak bahan makanan, maka di situlah mereka menetap, sampai ma­kanan telah habis dan nantinya berpindah lagi.

Makanan pokok saat itu adalah sagu, belut kali atau biasa disebut sugili, ikan kali, kodok dan hasil buru­an besar seperti babi dan rusa. Sagu juga ada beberapa macam, sagu yang dibuat dari pohon seho dalam bahasa Tobelo disebut Ketoko Daluku, sagu yang dibuat dari ubi, dan sagu pohon yang biasa hidup di daerah yang banyak airnya, dalam bahasa Tobelo disebut Peda Madutu art­inya sagu asli dan sagu yang menggunakan pohon baru yang biasa disebut Ketoko Diba.

Ketoko pada jaman itu menjadi makanan pokok komunitas, karena itu ditanam dalam s

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar