Riwayat Dusun Raja Suku Tobelo Dalam

By Kabar Pulau 16 Mei 2017, 13:21:49 WITKabar Kampung

Riwayat Dusun Raja Suku Tobelo Dalam

dengan 5 sen, pelajaran kelip sama dengan pelajaran remis yakni 1 kelip atau 1 remis sama dengan 5 sen”.

Pada tahun 1963, mulai ada bantuan dari Dinas Sosial terkait dengan program Resettlement atau “pe­mukiman kembali”, dan di lapangan berkembang den­gan istilah “rumah kumuh” dan-atau perumahan bagi “tuna budaya”. Istilah ini sering dipakai oleh pemerin­tah untuk menunjuk orang Togutil Dodaga yang masih hidup di hutan, untuk dirumahkan, sekaligus membuat desa Dodaga. Saat desa Dodaga dibentuk, jumlah warga-nya berkisar 40 Kepala Keluarga (KK) dari orang Togutil Dodaga, termasuk Om Kasiang. Semuanya ditarik dari hutan untuk menempati “rumah kumuh” yang disedia­kan. Namun, masih ada 30 KK yang memilih tidak keluar. Saat itu juga sekolah mulai menggunakan seragam.

Pada tahun 1967, kembali lagi program peruma­han diadakan di Rai Tukur-tukur, Om Kasiang juga ter­masuk yang mendapatkan bantuan rumah tersebut di Rai Tukur-tukur yang menjadi anak dusun dari desa Dodaga.

 

Asal Mula Pemukiman Dodaga

Kampung Dodaga berada di Kabupaten Halmahera Timur, Kecamatan Wasile Timur. Menurut warga Dodaga, arti dari nama kampung “Dodaga” adalah “tongkat”.

Tongkat bisa menjadi lambang dari suatu keputu­san bersama. Dalam hal ini, Dodaga pada waktu dulu­nya adalah tempat persinggahan untuk beristirahat bagi kelompok-kelompok yang menyebar dan melakukan perjalanan di dalam hutan, selain itu juga sebagai tem­pat berkumpul untuk bermusyawarah. Tempat ini akan sepi kembali, ketika musyawarah sudah selesai.

Sebelumnya, masyarakat Togutil Dodaga lebih banyak tinggal di sepanjang

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar