Riwayat Dusun Raja Suku Tobelo Dalam

By Kabar Pulau 16 Mei 2017, 13:21:49 WITKabar Kampung

Riwayat Dusun Raja Suku Tobelo Dalam

ing ikan deng udang, tapi air torang bisa minum karna racong akar tu tara ada efek samping buat manusia“.

(Dulu kami dapat udang besar-besar. Tapi sekarang udang yang besar begitu kami sudah tidak pernah li­hat. Mereka juga meracun ikan menggunakan racun yang mereka beli di toko, dan sekarang orang-orang Dodaga juga ikutan seperti itu. Padahal kalau mau meracun ikan, kita punya orang tua-tua dulu pernah mengajarkan pakai akar pohon yang hanya mem­buat ikan menjadi pusing, tapi airnya tetap bisa kita minum karena akar itu tidak ada efek sampingnya buat manusia).

Mereka memanfaatkan kali sebagai sumber air minum mereka, dan itu tidak bisa dipisahkan sebagai ke­satuan ruang hidup mereka. Dinas Pertanian seharusnya melarang aktivitas masyarakat yang sering membuang limbah hasil potongan sapi dan sisa-sisa pupuk di Sungai Dodaga, agar menjaga kelangsungan hidup masyarakat suku Togutil Dodaga.

Dalam kepercayaan orang Togutil Dodaga, sungai itu ibarat ibu, dan hutan ibarat ayah. Sungai memberi air kehidupan. Tradisi menjaga sungai oleh orang Togutil banyak yang tidak diketahui oleh masyarakat luar. Orang Togutil Dodaga pun tidak buang hajat di sungai. Hal ini bagi mereka dianggap mengkotori sungai, dan tindakan yang sangat tidak sopan.

Pernah di tahun 1987 terjadi banjir besar yang me­nyebabkan seorang warga Dodaga yang tinggal di samp­ing sungai terbawa banjir hingga tewas. Penyebab banjir yang terjadi di tahun 1987 ini menurut warga karena pengerukan sungai untuk berbagai keperluan. Di tempat lokasi banjir besar itu sudah dibuat bendungan untuk jalur air bagi petani-petani transmigran yang menanam padi sawah, mereka membutuhkan air yang banyak. Dan bukan hanya pembangunan irigasi dan bendungan, tetapi pasir yang ada di kali juga digunakan untuk

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar