Riwayat Dusun Raja Suku Tobelo Dalam

By Kabar Pulau 16 Mei 2017, 13:21:49 WITKabar Kampung

Riwayat Dusun Raja Suku Tobelo Dalam

dusun ini baru ditempati oleh masyarakat suku Togutil. Kepala suku Madiki menjelaskan;

“Dulu dorang yang mau kaluar dari hutan samua dia pe jumlah 38 KK deng dorang pe rumah yang diban­gun Depsos sebanyak 48 rumah. Saya me (juga) da­pat rumah dinas lagi soalnya saya juga jadi pembina di kampung Titipa, tapi dulu Totudoku. Cuma saya tara (tidak) lama jadi pembina di situ saya dapa ganti deng laki-laki yang nama Yelkon di tahun 2008. Terpaksa saya harus pindah dari rumah dinas dan saya langsung bale (balik) tinggal di Dodaga”.

Program resettlement atau juga program “Tuna Budaya” yang dijalankan berhasil. Tapi hanya beberapa tahun saja, selebihnya bantuan mulai berkurang. Pembagian lahan untuk berkebun tidak dijalankan sampai sekarang, sehingga hutan yang ada di belakang kampung Titipa su­dah dimasuki oleh aparat pemerintah yang melaksana­kan program penanaman di Hutan Lindung. Program penanaman ini di bawah kendali Dinas Kehutanan. Seba­gian masyarakat Togutil juga diangkat menjadi pekerja, untuk menanam pohon yang sudah disediakan bibitnya. Pohon yang ditanam seperti pala dan kenari. Para pekerja juga digaji dan makanan mereka juga ditanggung.

Pembina yang sekarang bernama Yelkon juga ikut dalam penanaman yang dibuat oleh Dinas Kehutanan. Saat Yelkon menggantikan kepala suku Madiki, ada be­berapa bantuan yang diberikan dari Depsos, seperti televisi dan mesin diesel.

Tetapi pembagian lahan perkebunan seperti di dusun Rai Tukur-tukur tidak dilakukan di dusun Titipa. Yelkon sendiri sampai saat ini (2015) masih mengikuti program penanaman di daerah hutan lindung di belakang dusun Rai Tukur-tukur. Selain Yelkon, kerja ini juga diikuti masyarakat dusun Titipa dan dusun Rai Tukur-tukur.

Anehnya, dalam

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar