NKRI, Archipelago atau Negara Kepulauan

By Andhy EH 24 Des 2016, 22:29:13 WITOpini

ilateral. (Karsidi, Sutisna, Poniman 2012 : x-xi).

Hal mendasar yang perlu diketahui adalah UNCLOS 1982 tidak saja mengatur laut (permukaan dan kolom air laut) akan tetapi juga mengatur ruang udara, dasar laut dan tanah dibawa kolom air, serta mengatur pantai/daratan suatu Negara. Oleh karena itu, banyak para ahli mengatakan bahwa UNCLOS 1982 mengatur tri matra, serta sangat komprensip dalam mengaturnya. Oleh karena itu, ketika suatu Negara mengimplementasikan UNCLOS 1982, Negara tersebut harus memperhatikan beberapa aspek terkait, khususnya aspek lingkungan dan kekayaan alam di dasar samudera luas yang sekarang menjadi peratian hamper seluruh negara di dunia. Salah satu dari UNCLOS 1982, antara lain, adalah ketiadaan aturan yang jelas tentang oprasionalisasinya, keamanan, keselamatan di laut, deshign wahana laut, para pekerja di laut. Hal ini tentuh saja diserahkan pada aturan-aturan yang telah ada dan tersebar di berbagai ketentuan hukum internasional ataupun resolusi-resolusi yang dibuat oleh organisasi-organisasi internasional yang berkaitan dengan laut. Penentuan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) dilakukan dengan melalui serangkayan proses penafsiran ketentuan UNCLOS 1982, hukum internasional lainnya, serta negosiasi yang intensif dengan berbagai Negara dan organisasi internasional. (Buntoro 2012 : xvi-xvii).

 Kelima Selat  yang Menyatuhkan NKRI

Denys Lombard berpendapat bahwa laut yang tampaknya memisahkan, sebenarnya mempersatukan. Hubungan ekonomi dan kebudayaan lebih sering terjalin di antara pantai yang satu dengan pantai yang lain. Dengan pandangan tersebut, Lombard mengajukan lima wilayah geografis Indonesia sebagi penghubung dari sudut pandang sejarah.

Pertama, selat Malaka yang menyatukan daerah pantai timur dan pantai barat semenanjung. Akibat persaingan Ingris dan Belanda pada abad ke-19,

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar