Negeri Rempah di Atas Awan

By Andhy EH 24 Des 2016, 21:39:56 WITKabar Kampung

Negeri Rempah di Atas Awan

h ada tidak bisa dikembangkan lagi  karena  akan merambah   hutan lindung.

Jauh sebelumnya masyarakat setempat  membuka lahan kelola turun temurun .berdasarkan kelompok masyarakat. Mulai  dari lahan kebun pemuda,  lahan kebun kampong atau lingkungan dan lahan kebun   masjid dan   sarana desa.  “Pemabagian lahan kelola ini dilakukan sejak dulu. Sejak tahun 1970 –an. Kebun-kebun itu milik komunal  berdasarkan kelompok dengan tanaman berupa cengkih dan pala. Hasil kebun ini digunakan untuk kepentingan umum.  Kebun ini  awalnya dikerjakan secara gotong royong   dari pembersihan, penanaman hingga perawatan,” jelas Abdurahman Ali tokoh masyarakat Kalaodi.

Dari masing- masing lahan kelola itu, ditanami pala dan cengkih dengan luasan mencapai 2 hektar.   Di kebun pemuda itu ada cengkih sekitar 200 pohon.Hasil dari kebun pemuda ini sebagian besar digunakan untuk pembangunan kampong.   “Di samping jalan  yang  dekat dengan tebing dibuat pagar tembok sebagai pengaman sepanjang 200 meter itu,  adalah hasil panen  kebun cengkih milik pemuda dalam beberapa tahun,” jelasnya.

Begitu juga untuk lahan kebun masjid yang ditanami cengkih dan pala hasilnya disimpan untuk kebutuhan  masjid. Sementara kebun  kampong atau lingkungan  menjadi pendapatan  desa di masing- masing lingkungan.  

Kalaodi   memiliki empat  lingkungan  yang ber jaraknya  sekitar 2 kilomter dipisahkan oleh lahan kebun warga. Empat lingkungan itu masing- masing  Swom berada di bagian Timur,  Dola  sebagai pusat pemeri

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar