Mengunjungi Talaga, Kampung Kecil di Kaldera Gunung Tidore

By Kabar Pulau 04 Mei 2017, 11:31:36 WITKabar Kampung

Mengunjungi Talaga,  Kampung  Kecil di Kaldera Gunung Tidore

ah satu warga Talaga.

Dalam hal pengelolaan lahan   atau kebun,  warga Talaga memiliki   lahan masing-masing  berdasarkan   warisan maupun kebun yang baru dibuka. Lahan-lahan itu  sudah menjadi milik.  “Kawasan Talaga ini  di luar hutan lindung Tagafura  di puncak Gunung Kie Matubi Tidore. Di sini berbeda dengan kampung Kalaodi,” ujar Majid. 

Ada lahan kebun pala,   cengkih    maupun kebun bambu  ditanam secara  monokultur.. Tanaman lain yang  ikut menghiasi kebun warga  adalah durian,  kayu  manis,  pinang   dan berbagai jenis tanaman lainnya.  Selain kebun  perorangan, di kampung ini juga memiliki lahan kebun milik bersama  yang dikenal dengan kebun kampung.  Lahan kebun ini luasnya 2 hektar ditanami pala dan cengkih.  ” Kebun kampung ini milik  bersama ini tanaman utamanya cengkih dan pala,” ujar Majid. Hasil kebun ini dipanen masyarakat  dan hasilnya digunakan untuk pembangunan desa. Ada beberapa infrastruktur di desa ini,  dibangun menggunakan uang hasil panen cengkih dan pala dari  kebun kampung,” ujarnya.

 

Untuk saat ini,  satu-satunya impian warga yang belum tercapai adalah memiliki jalan yang layak. Jalan yang bakal lebih memudahkan mereka mengangkut hasil panen ke pasar. ”Tentu saja kami butuh jalan. Tapi tak berani minta (ke pemerintah, Red). Kalau dikasih ya syukur, kalau belum ya tunggu,” ucap Madjid dengan nada pasrah. Sampai saat ini jalan  menuju  Talaga belum juga diaspal.  Ruas jalan yang dinamakan Tomadou Talaga ini,  dibuka pada periode kedua masa kepemimpinan mantan Wali Kota Ahmad Mahifa sekitar 2010 lalu. Jalan sepanjang kurang lebih 3.5 kilo meter itu, saat dibuk

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar