Mengunjungi Talaga, Kampung Kecil di Kaldera Gunung Tidore

By Kabar Pulau 04 Mei 2017, 11:31:36 WITKabar Kampung

Mengunjungi Talaga,  Kampung  Kecil di Kaldera Gunung Tidore

dan sayur lilin. ”Di sini sayur paku (pakis, Red) tumbuh sendiri. Karena itu kami tidak pernah melarang ketika warga kampung lain datang ke sini dan mengambilnya dalam jumlah banyak untuk dijual kembali,” ungkap Madjid.
Talaga juga menjadi gudang sayur lilin (Setaria palmifolia). Para petani Talaga amat senang bertanam sayur ini, sebab harganya tergolong mahal di pasaran. Sementara di daerah rawa kaldera, hutan sagu masih terjaga subur. ”Sekarang sudah jarang  bahalo (memangkur, Red) sagu. Karena sudah ada beras,” kata Madjid seraya terkekeh.

Ya, belasan tahun silam warga masih intens memangkur sagu sebagai makanan pokok utama. Beras, yang dianggap begitu mewah lantaran medan untuk membelinya sangat berat, hanya dikonsumsi tiap Jumat. Seiring dibukanya akses jalan, meski kondisinya masih memprihatinkan, terjadi pergeseran budaya pangan. ”Kini makanan pokok utama kami beras. Tiap hari makan nasi,” imbuh kakek tujuh cucu itu.

Dari  hasil bumi inilah warga Talaga menyekolahkan anak-anak mereka. Sebagian eks warga Talaga yang telah turun gunung juga masih memiliki kebun di dalam kaldera. Pada musim-musim panen, mereka akan kembali ke Talaga untuk memetik hasil. Pada waktu-waktu tersebut, kampung ramai lagi. ”Mereka (eks warga, Red) rata-rata rumahnya di Rum. Kalau musim panen, mereka bangun rumah kebun di ujung kampung untuk tinggal sementara,” ungkap Madjid.
Talaga kini juga telah memiliki sebuah SD dan pusat kesehatan. Aliran listrik pun sudah sampai ke situ sejak beberapa tahun lalu. Rumah-rumah warga rata-rata bermaterial batubata. Meski untuk membangun rumah seperti itu, perlu perjuangan berat. ”Angkat semen dari bawah (Mafututu, Red) yang berat. Satu sak semen biasanya kami curah lalu diangkat empat orang perempuan, atau tiga orang laki-laki,” tutur Wahab Ibrahim, sal

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar