Mengunjungi Talaga, Kampung Kecil di Kaldera Gunung Tidore

By Kabar Pulau 04 Mei 2017, 11:31:36 WITKabar Kampung

Mengunjungi Talaga,  Kampung  Kecil di Kaldera Gunung Tidore

uk dalam RT/RW 10/03 Kelurahan Rum. ”Banyak warga kami sudah turun kampung. Sebagian masih punya kebun di sini, tapi tidak tinggal di sini lagi,” tutur  Madjid Abdullah .

 

Turun kampung berarti meninggalkan Talaga dan berpindah ke kampung lain di wilayah pesisir Tidore. Fenomena ini, menurut Madjid, marak terjadi pada tahun 1980-an. Kala itu, pemerintah setempat menutup satu-satunya sekolah dasar yang ada di situ. ”Padahal dulu warga di sini mencapai seribu orang,” sambung Madjid.

Penutupan sekolah ini membuat sebagian besar warga memilih pergi. Bukan tanpa alasan pula pemerintah menutup sekolah. Menurut cerita yang berkembang, kala itu ada gerakan terstruktur dan masif untuk merelokasi warga Talaga. ”Tapi orangtua kami tetap bertahan hingga kini, dan kami yang meneruskan,” kata suami dari Sarifa Salama itu.

Upaya penutupan itu membuat Talaga yang dulunya terdiri atas dua kampung Talaga Gamtufkange dan Talaga Mareku kehilangan penduduk. Saat ini, hanya Talaga Mareku yang tersisa. ”Orang-orang Talaga Gamtufkange turunnya ke Lobi, Dowora,” ujar Madjid.
Mengapa Madjid dan penduduk lainnya memilih bertahan? Kebutuhan lahan jawabannya. Menurut ayah lima anak itu, pemerintah pernah “merayu” mereka untuk pindah dengan iming-iming dibangunkan rumah. Namun Madjid cs menolak lantaran kaldera Talaga dipandang telah menyediakan lahan amat subur untuk berkebun. ”Kalau pindah, paling cuma punya rumah. Lahan kiri-kanan sudah milik orang lain. Sedangkan di sini kami punya kebun yang sudah bisa menghidupi,” tuturnya.

Tak berlebihan jika lahan menjadi alasan untuk bertahan. Tanah di dalam kaldera amat subur. Tanaman tahunan semacam durian, pala, cengkih, pinang, kayu manis, dan sagu tumbuh subur di sana. Begitu pula sayur-mayur seperti tomat, cabai, pakis,

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar