Mengunjungi Talaga, Kampung Kecil di Kaldera Gunung Tidore

By Kabar Pulau 04 Mei 2017, 11:31:36 WITKabar Kampung

Mengunjungi Talaga,  Kampung  Kecil di Kaldera Gunung Tidore

nbsp;bertahan hidup di sini  karena   ada lahan pertanian  untuk berkebun menanam pala dan cengkih serta sayur mayor. Hasil ini  dijual ke Kota Tidore. Dari lahan ini  suatu saat anak cucu kami   bisa menikmati hasilnya. Kalau kami turun ke bawah (kota Tidore,red)  jangankan lahan kebun,  kapling rumah saja sulit kami  punyai,” ujar  Majid Abdullah Ketua RT Talaga.

 Warga Lingkungan Telaga Tidore Timur yang kampungnya  di dalam Kaldera Gunung Kie Matubu Tidore Kepulauan Provinsi Maluku Utara tak hanya  terisolir. Karena  di dalam kaldera,  nyaris ditutup  pemerintah  Kabupaten Halmahera Tengah  sebelum pemekaran 2000 lalu. Ancaman akan ditutupnya kampung ini tak digubris warga .  Mereka tetap bertahan meski kesulitan  akses cukup dirasakan. Bagi mereka  itu  adalah pilihan  ingin jauh  dari   kebisingan dan hiruk pikuk kota.

 Sesuai namanya, kampung mungil ini terletak di dalam cerukan raksasa dan berdekatan dengan sebuah telaga. Keberadaannya nyaris diabaikan, namun selama bertahun-tahun Talaga menjadi salah satu daerah penghasil utama pala dan cengkih serta  pemasok  sayur-mayur di Tidore..

Cerita tentang Kampung Telaga memiliki sejarah cukup panjang. Warga yang mendiami  kampung ini sebenarnya  merupakan gabungan dari dua desa yang ditempatkan  pihak kesultanan ke puncak  gunung Kie Matubu. Mereka adalah warga Mareku dan warga Gamtufkange  Pulau Tidore. Karena itu di  kampung ini  sebelumnya ada  dua nama lingkungan yakni Talaga Gamtufkange  dan Talaga Mareku.

Untuk menjangkau telaga harus menjadi “pendaki”. Ini karena   akses jalan  masuk sampai ke Telaga cukup sulit.  Saat ini   jalan b

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar