Mengunjungi Pulau Bobale di Halmahera Utara

By Kabar Pulau 09 Feb 2017, 07:01:35 WITBaronda

Mengunjungi Pulau  Bobale di Halmahera Utara

urus.  Sebagian terlihat  sudah reyot.   Yanis  warga setempat mengakui   sarana  itu   dibangun pemerintah untuk sarana wisata. Hanya saja tidak terurus sehingga reyot seperti itu.   Akhirnya mereka  manfaatkan sebagai tempat santai. Jika siang hari  udara terasa panas mereka biasa bersantai di tempat   itu. Apalagi ada tambatan perahu yang dibangun di   ujung kampong.  

Sekitar tiga puluh meter melangkahkan kaki dari pantai akhirnya menemukan  pintu gerbang desa Bobale. Pintu gerbang yang tiangnya terbuat dari batang kelapa dengan papan itu tertulis ucapan selamat datang dalam bahasa Tobelo Boeng.

Kami mencoba bertemu kepala desa   Ardon  bersama Sekdes Oktovianus Tobeoso. Pertemuan itu , pembicaraan utamanya adalah   pelaksanaan riset. Meski begitu saya mencoba menyisipkan sejumlah pertanyaan mengenai pulau Bobale dan kondisi masyarakatnya.  Misalnya  kondisi  kehidupan masyarakatnya rata-rata selain petani mereka juga adalah nelayan. Pendapatan terbesar mereka adalah petani. Hamper semua warga  desa ini juga adalah nelayan. Mereka mencari ikan dan dijual ke  Kao Utara hingga ke Tobelo. 

Sementara untuk  aktivitas pertanian rata-rata mereka  menanam tanaman tahunan terutama kelapa. Kebun-kebun mereka berada di pulau   Halmahera atau lebih tepatnya   di Kao Utara. “ Rata-rata masyarakat di sini adalah petani yang berkebun di pulau besar (Halmahera,red),” ujar Oktovianus Sekdes Bobale.

Desa ini  sebab meski pulau kecil  di pekarangann rumah warga terlihat banyak dijemur padi atau gabah. Usut punya usut ternyata gabah    padi  ini ditanam &nb

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar