Melihat Pulau Mare, Pusat Pembuatan Gerabah di Maluku Utara

By Kabar Pulau 05 Mei 2017, 08:17:58 WITKabar Kampung

Melihat Pulau  Mare,  Pusat Pembuatan Gerabah  di Maluku Utara

ni sejak dulu kalau laki-laki  tidak bisa membuat gerabah. Karena akan mandul atau tidak  bisa mendapatkan anak,” ujar Ahmad Yusuf.

Untuk proses  pembuatan gerabah   diawali  dari pengambilan tanah liat basah yang digali dari puncak  gunung Mare. Setelah diambil kemdian   dijemur terlebih dahulu. Tanah yang telah kering kemidian   dihaluskan. Jika sudah  dihaluskan  kemudian di campur dengan pasir pantai  berwarna hitam. Jika sudah tercampur kemudian  menggunakan air secukupnya.  kemudian dibentuk tanah  itu bulat panjang sekitar 30 cm. Tanah yang telah dibentuk itu dianginkan. Proses ini tidak langsung dibuat  gerabah . Jika basah tanah sudah mulau berkurang selanjutnya dimulai proses pembuatan gerabah. Dengan menggunakan beberapa alat sederhana kemudian dipukul menjadi pipih.  Jika tanah itu sudah pipih selanjutnya dibentuk sesuai barang yang hendak dibuat. Untuk pembuatan sebuah gerabah juga tidak langsung dibentuk seperti  gerabah yang sempurna. Untuk membuat sebuah gerabah dibutuhkan tiga tahap. Artinya untuk menghasilkan sebuah gerabah  proses   akan bertahap-tahap hingga selesai. Jika barang yang dibentuk sudah sempurna selanjutnya   dijemur.  “Proses  penjemuran tanah liat,  penghalusan, pembentukan hingga penjemuran  barang yang sudah jadi  dilakukan oleh kaum perempuan,” kata Maryam salah satu pengrajin gerabah Mare Gam.

Dalam  pembuatan gerabah, ternyata  tidak semudah  yang dibayangkan. Selain memperoleh bahan baku tanah yang sulit  karena di puncak gunung juga bahan campuran dan alat-  alat  pendukungnya   harus diambil di tempat berbeda di luar Pulau Mare.    Pembuatan gerabah  ini membutuhkan waktu hingga 10 har

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar