Masyarakat Adat Butuh Perda PPHMA

By Kabar Pulau 07 Agu 2017, 06:09:06 WITEtniq

Masyarakat  Adat  Butuh Perda PPHMA

mu  Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Halmahera Tengah  dan  menyerahkan peta wilayah adat Fritu dan Pnu Banemo Halmahera Tengah.

Penyerahan  peta wilayah adat tersebut dilaksanakan pada Kamis (3/8) lalu yang diterima  oleh Kepala Bappeda Halteng M. Fitra U. Ali di ruang pertemuan Bappeda. Usai penyerahan dilanjutkan dengan   dialog berkaitan Peraturan Daerah Pengakuan dan Perlindungan Hak – Hak Masyarakat Adat (PPHMA) di Halmahera Tengah.

“Saya merasa bangga  AMAN bersama masyarakat adat bisa  hadir dalam rangka menyerahkan Peta Wilayah Adat Fritu Dan  Pnu Banemo. Terlepas dari pemerintah Daerah secara pribadi saya juga sangat mendukung perjuangan AMAN memperjuangkan hak- hak masyarakat adat  dalam mempertahankan tanah adat dari pihak luar terutama perusahan tambang,” ujar Fitra.

Menurutnya,  peta wilayah adat ini  menjadi informasi penting sehingga kedepan penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dapat disinkronkan dengan peta wilayah adat.  Dia turut menyentil  soal Peraturan Daerah Pengakuan dan Perlindungan Hak – Hak Masyarakat Adat (PPHMA) yang belum sempat ditetapkan oleh pemerintah daerah. Fitra berjanji secepatnya   berbicara dengan Bupati terkait peta yang diserahkan AMAN.

“Kita  menyadari  perjungan AMAN selama ini di Halteng. Kita berharap  Perda masyarakat adat ini bisa ada titik terangnya karena Perda Masyarakat Adat dan  RTRW  juga tidak terpisah terutama dalam penataan kawasan  Hutan Masyarakat Adat,” katanya.

Dia berharap  pemerintahan baru ke depan bisa memiliki perhatian lebih  kepada masyarakat adat. Apalagi saat ini beberapa investor tambang dan sawit yang hadir di daaerah ini  akan menjadi ancaman bagi hutan dan masyarakat ad

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar