Keanekaragaman Hayati Teluk Buli Terancam

By Kabar Pulau 09 Jan 2018, 13:04:33 WITLingkungan Hidup

Keanekaragaman Hayati Teluk Buli  Terancam

Butuh Perlindungan Serius Berbagai Pihak 

Penulis: Mahmud Ici/ wartawan kabarpulau.com

 

Di seluruh  dunia, keragaman hayati semakin cepat musnah. Meski  demikian, persebaran keragaman hayati maupun ancamannya tidak merata. Karena itu organisasi konservasi perlu memusatkan kegiatan mereka pada tempat- tempat yang paling penting dan paling terancam punah. Salah satu caranya dengan melakukan identifikasi hotspot. Ini menjadi salah satu cara paling efektif menentukan prioritas pelaksanaan kegiatan konservasi di tempat yang paling membutuhkan perhatian.

Salah satu wilayah di Maluku Utara yang masuk kawasan terancam itu adalah Teluk Buli di Kabupaten Halmahera Timur. Kawasan ini berdasarkan hasil riset yang dilakukan yayasan Studi Etnolgi Masyarakat Nelayan Kecil (SEMANK), menemukan keragaman hayatinya terancam.  Kurangnya aksi-aksi konservasi di tingkat lokal serta pertumbuhan populasi penduduk yang makin pesat menyebabkan pemanfaatan sumber daya yang   tidak terkontrol. 

Helmi Manager Program Yayasan SEMANK menjelaskan, aktivitas itu menyebabkan rusaknya ekosistem mangrove, padang lamun dan terumbu karang. Penangkapan ikan menggunakan bom, obat bius, penangkapan ikan dengan menggunakan jaring di areal terumbu karang dan tambatan perahu serta pengambilan batu karang sebagai bahan bangunan.

“Aktivitas-aktivitas  ini terus berjalan dan tanpa kendali.Bila dibiarkan akan berakibat pada degradasi ekosistem yang lebih luas dan pada satu saat akan menyebabkan hilangnya spesies utama, termasuk ancaman dari aberasi dan risiko banjir bagi pemukiman sekitar sepadan sungai dan pesisir semakin nyata,” jelasnya. Selain aktifitas masyarakat, investasi ekstraktif di daerah teluk Buli ini juga ternyata menjad

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar