Ini Upaya Membuka Misteri Suku Bermata Biru di Jantung Halmahera

By Kabar Pulau 08 Sep 2017, 07:51:45 WITLingkungan Hidup

Ini Upaya Membuka Misteri Suku Bermata Biru di Jantung Halmahera

TNAL  Gelar Ekspedisi Lolobata

Kekayaan alam Halmahera tak tepermanai. Mulai dari dalam tanah hingga ke permukaan bumi.  Bumi Halmahera kaya akan tambang. Sementara di atasnya memiliki  keanekaragaman hayati  luar biasa.     

Kekayaan itu sudah banyak diungkap orang luar. Sebut saja Alfred Russel Wallace biologiawan asal Inggris. Dia datang meneliti dan menemukan begitu kayanya keanekaragaman  hayati  di bumi Halmahera.

Keanekaragaman hayati itu sudah banyak  yang diteliti,  dicatat, dan didokumentasikan bahkan diberikan  penamaannya  oleh   peneliti dari luar.   Sementara di jantung Halmahera saat ini   masih banyak misteri  yang  belum terungkap.  Sebagai pemilik sah kawasan seringkali  tertinggal. Karena itu,  butuh  upaya  melakukan semacam penelitian  guna mengungkap misteri  yang   belum tersingkap itu.

Sebut saja  cerita  tentang suku Lingon  yang bermata biru di belantara Halmahera Timur.Hingga kini belum terungkap secara pasti.  Tidak itu saja banyak flora dan fauna yang belum terungkap nama dan jenisnya. Semua itu butuh segera diungkap.

Untuk rencana ini,  akan segera digelar  Ekspedisi Lolobata yang  dimotori Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata (TNAL) Maluku Utara. Kegiatan ini dilakukan TNAL saat menginjak usia ke  15  sejak ditunjuk menjadi kawasan konservasi, taman nasional 2004 lalu.

Kepala TNAL Sadtata Noor Adirahmanta S Hut dalam rilisnya kepada kabarpulau.com, menjelaskan bahwa  ekspedisi ini pertama kalinya. Selama ini belum dilakukan ekspedisi kawasan secara maksimal pada beberapa kawasan  terutama di  Blok Lolobata Halmahera Timur.   Ekspedisi ini adala

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

  1. banjar yulianto laban 08 Sep 2017, 19:21:25 WIT

    Wah gue terlambat nih..... Ok aku tunggu hslnya aja, selanjutnya klo ada yg tertarik teruskan lebih detil aku berupaya cari donaturnya. Pertengahan oktober 2017 aku di jepang.

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar