Demokrasi, Sebuah Ontologi Kecil.

By Kabar Pulau 29 Jan 2018, 18:10:09 WITOpini

Demokrasi, Sebuah Ontologi Kecil.

Catatan dari Timur Nusantara untuk Indonesia

Penulis: Syaiful Bahri Ruray

Anggota DPRRI Dapil Provinsi Maluku Utara

Sir WinstonChurchill sekali dalam pidatonya mengatakan bahwa demokrasi adalah sistem buruk diantara yang terburuk yang harus kita pilih karena tidak ada sistem lain yang lebih baik lagi. Padahal dalam sejarahnya banyak sekali bentuk-bentuk pemerintah maupun negara yang telah dipraktekkan sejak zaman Yunani kuno.Termasuk demokrasi sendiri berasal dari era Yunani tersebut(demos-cratein). Hingga kini bentuk negara kota atau polis(lostato-citystate) dapat kita lihat pada situs-situs tua yang terpelihara rapi di kota Roma misalnya sebagai peninggalan bentuk tua tersebut.Polis dibentuk sebagai suatu organisasi masyarakat yang bernama civitasterena [keduniawian], civitasdei [keagamaan] atau civitasacademic [ilmiah]. Artinya demokrasi bukanlah hal baru lagi karena dapat ditelusuri hingga era sebelum masehiprakteknya.Plato [427-347 SM] telah menulis akan hal ini dalam Politea [Republika], Politicos[Statesman] dan Nomoi[theLaw]. Politea ditulis ketika Plato saat masih berusia muda dan prihatin kondisi negara yang dipimpin oleh oran-orangyang haus harta, kekuasaan dan gila hormat. Plato muda menggugat kesewenang-wenangan yang tidak memperhatikan penderitaan rakyat. Plato mencitakan negara ideal yakni terbebas dari kerakusan dan kejahatan dimana keadilan dijunjung tinggi.

Anehnya jika sebagai hal yang telah berlangsung beribu tahun kita tak menemukan cara terbaik untuk mempraktekkannya dengan benar? Adakah sesuatu yang salah dalam berdemokrasi?

Secara  klasik, demokrasi juga dapat ditelusuri dari pikiran-pikiran Ibnu Khaldun [1332-1405] hingga Thomas Hobbes [1588-1679], John Locke[1632-1704],Montesqieau[

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar