CSR NHM, Antara Pemberdayaan Rakyat dan Hegemoni Kuasa

By Kabar Pulau 17 Sep 2017, 23:08:00 WITOpini

CSR NHM, Antara Pemberdayaan Rakyat dan Hegemoni  Kuasa

akukan, ada promosi jor-joran. Semua dana yang masuk ke desa harus masuk kas induk desa, dan itu harus tercermin di APBdes. Langkah ini dilakukan pemerintah untuk menghindari tumpang tindih program pembangunan di level desa, sekaligus memastikan agar dana tepat sasaran dan tidak ditilep oknum tak bertanggung jawab.

Pada kenyataannya, NHM sebagai salah satu korporasi tambang emas yang mengeduk emas dari wilayah Teluk Kao, lebih memilih menjalankan programnya sendiri, tanpa perlu merasa mensinergikan dengan Pemda setempat.

Katakanlah bahwa pemerintah provinsi sebagai otoritas berwenang yang memutus masalah ini belum mensosialisasikan blue print tentang PPM sektor Minerba, tetapi itu bukan alasan bagi NHM untuk jalan sendiri. Program pembangunan di suatu wilayah tak boleh jalan semaunya, tanpa melibatkan pemerintah sebagai pemegang otoritas, dan yang paling pokok, dana yang masuk ke desa harus masuk APBDes. Tujuannya tentu agar pemanfaatan dana benar-benar ditujukan untuk hajat hidup dan kemaslahatan warga banyak. Beda ceritanya jika dikelola langsung oleh NHM, hanya perlu disinergikan dengan program pembangunan daerah agar kemanfaatannya berkelanjutan.

Model pengembangan community Development di level desa, harusnya diintegrasikan ke dalam program pembangunan desa. Sebenarnya banyak model, bisa dengan program yang mirip DAK di pemerintah kabupaten/kota, atau program sejenis lainnya. Disayangkan, NHM tak kreatif mengelola ini. Akibatnya, banyak kebocoran di mana-mana. Dana dibagi-bagi. Program banyak yang hanya di nama. Serta menimbulkan perseteruan dalam desa, karena para penanggungjawab di level desa selalu bermasalah dengan warga lainnya. Yang aneh, sebagian warga menyebut mereka tidak diaudit pemerintah maupun auditor manapun. Karena dananya tidak dikategorikan dana APBDes. Maka dana ini makin rentan untuk dibabat. Perusahaan NHM pu

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar