Bagaimana Mempromosikan Makanan “Kobong”?

By Kabar Pulau 22 Agu 2017, 08:32:49 WITKabar Kota Pulau

Bagaimana Mempromosikan Makanan “Kobong”?

g sangat penting bagi kesehatan di bandingkan dengan kuliner lain yang  ada di Ternate. “jadi pemerintah itu sudah harusnya memeperhatikan dalam hal fasilatas atau lokasi, sehingga bisa eksis kedepannya”ujarnya.

Makanan kobong tak hanya Masyarakat Maluku mencicipinya, ada juga dari luar daerah Malauku Utara. “Memang orang luar juga sudah akrab dengan kita punya menu asli daerah. jadi kita juga butuh dukungan juga dari pemerintah dalam hal dukungan promosi. Karena dari segi visi dan misi pemerintah juga sebagai kota jasa dan perdagangan itu objek-objek makanan khas daerah seperti ini perlu dipromosikan. Supaya orang yang datang ke sini (ternate) juga tahu”.kata Suriati

Menurut pemilik warung itu makan kobong juga membantu menghilangkan pengidap diabetes, jadi harapannya tak hanya peran pemerintah. Tapi juga perlu untuk media juga turut membantu untuk mempromosikan makanan khas daerah, supaya daerah lain juga bisa tahu.

Makanan kobong yang sering  diketahui yaitu pisang rebus dan pisang santan sayur-mayur seperti fofoki [terong], timun, itu keterpaduan dari makan kobong, jadi harus dilengkapi. “Jadi apa yang sudah kami sedikan di sini itu merupakan bagian dari komponen makana kobong itu,” kata pemilik warung itu.

Perlu kiranya pemerintah menyediakan tempat bagi para penjual makanan kobong yang kelak tak berpindah-pindah, warung makan yang dioperasikan Surianti sejak tahun 2002, Hingga sekarang. Belum ada tempat yang layak, karena hampir setiap tahun pemerintah selalu  membongkar lokasi mereka.

Walupun dengan jumlah pajak retribusi dalam sehari dari penjualan di atas sepuluh ribu. Jadi warung-warung dibangun seadanya kerana takut mereka akan dibongkar lagi. Suriati mengaku dari jualan popeda dia sering meraih keuntungan kurang lebih 15 juta perbulan, Itu sudah terbayar u

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar