Ajak Warga Kao Lindungi Mangrove dan Satwa Endemik

By Kabar Pulau 20 Okt 2018, 21:20:15 WITLingkungan Hidup

Ajak  Warga  Kao  Lindungi  Mangrove  dan  Satwa Endemik

n masa depan kampung dalam upaya perlindungan satwa endemic. Tidak itu saja  ini juga  merupakan upaya menjaga alam serta  keanekarakaman hayatinya,” jelasnya dalam  pertemuan itu. Selain itu katanya perlindungan yang dilakukan ini  merupakan sebuah upaya menjaga keseimbangan alam. Ditegaskan,  bagi  warga yang biasanya mengambil telur maleo  pihaknya atasnama pemerintah desa mengimbau  agar dihentikan.  “Ini  adalah salah satu upaya kita  menjaga agar  satwa endemic ini tidak punah, ”katanya. Tidak hanya satwa  eksositem hutan terutama hutan mangrove yang melingkari desa Kao kurang lebih 350 hektar  telah ditetapkan dalam  tiga zonasi. Pembagian zonasi ini tujuannya untuk upaya perlindungan mangrove itu sendiri.

Usaha perlindungan  keanekaragaman hayati  ini direspon baik warga.   Ruslan Djumati  salah  satu warga  dalam pertemuan itu menceritakan,  telah   melakukan upaya perlindungan dan konservasi. Setiap memancing di tanjung Maleo tak jauh dari desa ini, selalu   menanam benih mangrove  yang ditemukan. Sudah  kurang   lebih 50 benih  yang terdampar di pesisir pantai Kao ikut ditanam. Hal ini dilakukan   bagi dia, karena mangrove menjadi tempat  hidup dan berlindung ikan  atau udang. Rustam  mengimbau masyarakat selain tidak mengambil telur penyu dan burung gosong Maluku,   perlu  ikut  menanam ketika menemukan benih mangrove   hanyut di pesisir pantai.  “Jika satu orang menanam  1-5 pohon setiap  ke  tanjung Maleo,  maka mangrove  akan cukup banyak.  Saya sudah lakukan dan berharap orang lain  ikut  melakukan” kata Rustam.

Senda  disampaikan Naser Lan

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar