Aer Goraka dan “Mulu Bebe” yang Ikonik

By Kabar Pulau 17 Jul 2017, 11:34:12 WITBaronda

Aer Goraka dan  “Mulu  Bebe” yang Ikonik

nari yang mengapung di atas air goraka, ditambahkan setelah  siap disajikan sebagai pelengkap.

Tampilannya yang pekat  menambah hangat. Dengan jahe dan manisnya bisa menghentak kerongkongan  begitu   meminumnya.  

Di kawasan swering   aer  goraka dinikmati dengan     menambahkan susu kental manis. Rasa gula aren berpadu dengan rasa susu yang manis  sedikit menghaluskan rasa jahe yang kuat.
Air guraka  cukup menyegarkan badan, serta memberi kehangatan. Asyiknya, minum air guraka di sore hari  seperti  ini biasa dilakukan masyarakat  Maluku Utara umumnya.  

Lalu seperti apa bisnis  aer goraka dan pisang goreng mulu bebe  ini dirintis warga terutama mereka yang  di kawasan Kampung Makassar Timur?

Di awal Juni lalu saya menemui Yanti Mari (35) salah satu  penjual aer goraka dan pisang mulu bebe di warungnya di kawasan Lelong. Kala itu, dia  baru selesai beres- beres peralatan setelah semalam berjualan. Dia duduk di atas kursi  di depan warungnya, setelah selesai  membersihkan peralatan dapur  yang belum sempat dibersihkan semalam.

Di kursi plastic hijau itu, Yanti terihat ceria.  Yanti sendiri bekerja  menjadi pelayan di warung  Ibu Nuria   warung tanpa nama di lokasi tapak dua, Kota Ternate Tengah ini.  Mayoritas warung termasuk milik ibu Nuria  berjejeran menghadap laut. Sementara meja dan kursi  di tata dia atas trotoar di seberang jalan tak  jauh dari laut.  

Untuk pelanggan yang memasan air goraka dan pisang mulu bebe goreng,  maka para pelayaan harus sigap mengantarnya menyeberangi jalan. “Kalau bulan puasa pekerjaan kita tak begitu banyak. Kita bekerja  full pada malam hari. Sementara siang hari, pukul 07:00 WIT

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar