Derita Warga Lelong yang Hidup Dikepung Sampah

By Kabar Pulau 06 Jun 2017, 06:18:02 WITKabar Kota Pulau

 Derita Warga   Lelong  yang Hidup Dikepung  Sampah

Alisa.    

Soal sampah yang menumpuk ini Alisa   yang juga warga Lelong  saat ditemui di rumahnya menjelaskan   sampah yang menumpuk di bawa rumah mereka adalah sampah kiriman dari daerah ketinggian dan terbawa ke pantai.   ” Sampah-sampah ini  dari dara ka lao  ( Ini sampah kiriman dari Kelurahan Kampung Makasar Barat dan Timur). Selain itu ada warga setempat yang  membuang berbagai sampah   plastik lalu dibiarkan  begitu saja” ,katanya.

Menurutnya sampah  menjadi menumpuk  di kawasan ini karena gaya hidup yang tak memperhatikan kebersihan lingkungan  setempat.  Terutama  banyak  kamar- kamar sewa yang ditempati  warga  yang indekos di daerah ini. Kebanyakan dari mereka   sampah yang di buang begitu  di bawah rumah mereka. Saat ini katanya tidak ada cara lain untuk mengatasi sampah di bawah rumah mereka itu kecuali dilakukan reklamasi. Dia mengakui memang awalnya Pemerintah Kota Ternate mau mereklamasi kawasan itu  hanya saja  ditolak warga karena takutnya mereka digusur. Akhirnya  pemerintah hanya mereklamasi   kawasan  belakang Kelurahan Soasio dan sebagian bukan pemukiman warga.

 Soal sampah di Lingkungan Lelong Kampung Makassar Timur ini adalah persoalan serius  beberapa tahun belakangan ini. Sayangnya hingga kini belum ditemukan solusinya.

Rauf Daeng Sturu, (72)  salah satu warga yang saat ditemui di rumahnya, mengatakan  bahwa sampah  di Lelong Kampung Makassar Timur  itu adalah sampah kiriman dari kelurahan tetangga. “Karena dibuang lewat selokan sehingga tersumbat. Masalahnya  kelurahan  setempat  tidak menyediakan  tempat sampah akhirn

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar