Ini Potret Desa Sumber Pangan di Pulau Morotai

By Kabar Pulau 28 Feb 2018, 06:32:50 WITKabar Kampung

   Ini Potret Desa Sumber Pangan di Pulau Morotai
Sawah di Desa Aha Morotai/foto layank mongabay

tan sagu, daerah berawa yang belum dimanfaatkan warga. “Karena hutan sagu ini tak terurus, kepala desa menyerahkan ke ayah saya untuk membuka lahan kebun,” kata Anwar.

Mulai dari itu, setiap waktu luang, Sire Gani berjalan kaki sekitar delapan kilometer dari Desa Cocomare ke hutan sagu untuk membuka lahan perkebunan. “Saat itu, bapak saya mulai membongkar hutan rawa lalu balik ke Cocomare jalan kaki delapan kilometer,” katanya.

Kali pertama buka lahan, Sire Gani tanam padi ladang bibit padi lokal, gogo. Kala panen, Sire kembali ke Makassar. Sebagian keluarga dia di Bone meminta Sire membawa mereka ke Morotai untuk berkebun.

“Kalian boleh ikut, namun saya tak menjamin apakah kalian senang atau berhati susah ketika di sana. Saya juga baru memulai bertani,” kata Anwar mengulangi ucapan sang ayah.

Akhirnya, tiga keluarga mengikuti Sire ke Morotai. Mereka dapat hutan lagi, terus berhasil, mereka pulang lagi. Begitu seterusnya. Jadi, migrasi ke sini bukan program pemerintah tetapi inisiatif sendiri.

Pada 1970-an, Aha baru dihuni empat keluarga asal Bugis Bone dengan persetujuan Kepala Desa Pilowo. Orang-orang Bugis ini berhasil membuka beberapa hektar padi ladang. Mereka memanen dengan cara sederhana, menumbuk benih padi pakai lesung.

Saat itu, belum pakai sistem irigasi. Mereka hanya memanfaatkan air hujan untuk padi ladang hingga bergeser ke padi sawah pada 1980-an dengan bibit dari Makassar. Pastinya, jika musim kemarau, mereka tak akan panen.

Kala panen, setiap keluarga wajib menyisihkan beberapa kilogram padi, disimpan agar tak kekurangan pangan saat kemarau tiba. Sepuluh tahun kemudian, barulah irigasi dibangun pemerintah setelah akses jalan terbuka.

Sebelum ada jalan, panen padi dijual ke Desa Daruba, mengunakan perahu sampan dari pantai Desa Pilowo.“Setelah pa

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar