“Sultan Tidore, Morotai dan Jokowi.”

By Kabar Pulau 18 Jan 2017, 13:08:56 WITOpini

“Sultan Tidore, Morotai dan Jokowi.”

Kieraha, hal mana merupakan kewajiban kultural sultan sebagai symbol cultural pada wilayah ini. Surat ini demikan cepat menjadi viral hingga istana dan senayan. Padahal surat awak senayan, khususnya kepada kekuasaan lokal Maluku Utara, bahkan tak tergubris dan hilang bagai di telan deburan gelombang selat Maitara. Saya jadi teringat statement Prof. Martani Husain, seorang ahli marketing perikanan, bahwa Morotai ini tidak bisa dinyanyikan seorang diri, harus penyanyi ‘koor.’ Surat dari senayan tersebut sesungguhnya adalah respon atas rencana Bappenas mengunjungi Morotai untuk perencanaan 6 KEK yang telah diumukan Menko Ekuin Darmin Nasution dimana Morotai adalah salah satunya. Buah dari pertemuan  di Istana Wapres pada Mei 2016 lalu.

Bahwa tanpa kesiapan lokal tentu saja perspektif pengembangan dari pinggiran, sebagaimana yang sering didengungkan Jokowi, bagaikan penyanyi tunggal belaka. Apalagi memberi nama asing. Namun saja Menteri Perikanan dan Kelautan ternyata membantahnya karena DPR RI juga keberatan atas usulan pemerintah tersebut. Bahwa Sultan memposisikan diri sebagai kolano, dimana keberpihakannya terhadap masyarakat lokal Morotai, sungguh sangat proporsional. Karena membangun Morotai, identik dengan mempersiapkan gerbang Indonesia menuju episentrum baru dunia di Pasifik. Tanpa keterlibatan masyarakat lokal, sesungguhnya kita hanya akan menjadi penonton yang pasif dan diam sementara pihak asing mengeksploitasi sumberdaya alam atas seijin negara dengan mengatasnamakan pembangunan. Lalu, timbul pertanyaan, untuk siapakah pembangunan dan kekayaan alam kita ? Saya teringat pada 2011, mendampingi Jusuf Wanandi mengelilingi pulau-pulau di Morotai, Jusuf Wanandi demikian terkesima dengan pusat penangkaran ikan kerapu, budidaya mutiara dan rumput laut serta keindahan pulau-pula kecil yang eksotis… ’ini harus dijaga jangan s

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

  1. udin umar 22 Jan 2017, 20:57:47 WIT

    Menakjubkan gagasan cerdas salah seorang putra terbaik bangsa dari timur indonsia

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar