Warga Tiga Desa di Bacan Penuhi Kantor DPRD

By Kabar Pulau 12 Jan 2017, 05:36:54 WITKabar Kota Pulau

Warga Tiga Desa  di  Bacan Penuhi Kantor DPRD

 Sebagai bentuk protes atas sikap pemerintah kabupaten Hamahera Selatan yang enggan melantik beberapa Kepala Desa terpilih di Bacan, warga sejumlah desa terpaksa menggelar aksi protes ke DPRD. Selain massa dari  kader dan simpatisan PKS  Rabu  (11/1) masa dari Desa Tomori, Babang dan Desa Labuha juga mendatangi DPRD.  Mereka mendesak  DPRD  mencabut rekomendasi pembatalan SK Bupati Nomor 286 Tahun 2016 tentang sengketa Pilkades yang ditangani panitia kabupaten. Rekomendasi itu dianggap  sebagai penghalang bupati Bahrain Kasuba melantik 38 kepala desa terpilih.

       Ahmad R Adam  juru bicara Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Halsel, meminta Ketua DPRD Halsel Umar Hi Soleman secepatnya membuat rekomendasi baru.Dia turut mendesak Bupati  melantik 38 kepala desa yang belum dilantik.  “Kami berikan waktu dua hari, rekomendasi sudah harus keluar dan secepatnya para kepala desa dilantik,"ujarnya.

            Salah satu kepala desa yang belum dilantik, Iswadi Ishak (Kades terpilih Desa Dolik Kecamatan Gane Barat Utara),  mengatakan langkah Bupati Halsel Bahrain Kasuba dengan menerbitkan SK 286 sudah tepat. " SK itu selaras dengan dengan UU No 6 Tahun 2014 pasal 37 ayat 6 menyebutkan “dalam hal terjadi perselisihan hasil pemilihan kepala desa, bupati/Wali kota wajib menyelesaikan perselisihan dalam jangka waktu 30 hari,"terangnya.  Sementara secara institusi, kata dia, DPRD Halsel yang mengeluarkan rekomendasi kepada bupati untuk mengembalikan hasil perselisihan sengketa pemilihan kepala desa  kepada panitia desa tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.   Karena itu mereka  meminta  DPRD mendesak bupati segera melantik para kades terpi

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar