UN dan UAS Rentan Pungli

By Andhy EH 24 Des 2016, 21:37:02 WITKabar Kampung

UN dan UAS Rentan Pungli

JAILOLO – Meski negara telah menjamin biaya pendidikan melalui alokasi APBN, sebesar 20 persen, praktek pungutan liar masih terjadi saat pelaksanaan Ujian Nasional (UN).

Hal ini terlihat di SMKN 7 Kabupaten Halmahera Barat (Halbar). Peserta ujian diwajibkan oleh pihak sekolah membayar uang UN sebesar Rp.500.000 per siswa.

Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, pembayaran uang UN dan biaya lainnya dilakukan melalui beberapa tahapan.

Kepala SMK Negeri 7 Halbar, Firdaus Naser beberapa waktu lalu menjelaskan, pembayaran tersebut meliputi beberapa rangkaian ujian, termasuk UN.

Adapun pembayaran tersebut meliputi, uang ujian magang sebesar Rp.250.000, ujian praktek sekolah Rp.500.000, ujian sekolah Rp.750.000, dan ujian nasional sebesar Rp.500.000, sehingga ditotalkan menjadi Rp.2.000.000.

Sementara, Kepala SMA 10 Halbar, Pilipus Mintia, saat dihubungi kabarpulau.com, Sabtu (23/4/16), menandaskan, tidak ada pungutan biaya untuk UN, alias gratis. Namun, Ia membenarkan adanya pembayaran biaya Ujian Akhir Sekolah (UAS).

"Kalau UN itu gratis. Sementara biaya UAS, sudah menjadi kebijakan sekolah, tetapi  mengikuti aturan yang telah ditetapkan," katanya.

Beban biaya yang harus dilunasi siswa SMAN 10 Halbar sebelum mengikuti ujian sebesar Rp 1.250.000. Besaran biaya tersebut disesuaikan dengan jumlah pesesrta ujian di SMAN 10 Halbar, yakni sebanyak 38 siswa.

Penulis  : Nurkholis Lamaau

Editor     : Firjal Usdek


Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar