Tiga Sekolah Negeri di Halteng Krisis Siswa

By Andhy EH 24 Des 2016, 21:44:32 WITPolmas

Tiga Sekolah Negeri di Halteng Krisis Siswa

SMA 10 Kurang 12 Siswa, SD Atas II Tinggal 2 Siswa  

 WEDA- Sejumlah sekolah di Kabupaten Halmahera Tengah nyaris ditutup lantaran punya siswa tapi sedikit. Untuk itu, Bupati Halteng H.M. Al Yasin Ali diminta mengevaluasi lagi sekolah-sekolah yang hampir tutup itu.   Sekretaris Gele-Gele Halteng Ahkamil Hamid  mengatakan, sejumlah sekolah di Halteng tidak layak lagi melaksanakan belajar mengajar karena nyaris kehabisan siswanya. Sekolah-sekolah itu  adalah SMA Negeri 10 Halteng di Desa Sakam, SMA Negeri 20 di Kecamatan Gebe, SMK Negeri 5 Halteng di Desa Tepeleo dan juga SD Atap II Desa Umdolafi Kecamatan Patani Timur.  "Sesuai laporan yang kami terima dari masyarakat, SMA Negeri 10 Halteng di Desa Sakam sisawanya dari kelas I-III tersisa 12 orang,” katanya.            Mengapa sekolah itu kurang peminat.   Pertama kata dia, kepala sekolahnya jarang masuk sekolah. Kedua, walaupun berstatus negeri tapi SMA negeri 10 masih meminjam ruang belajar milik SD Inpres Sakam.       Sementara SD Atap II di Desa Umdolafi Patani Timur sampai sekarang tidak ada guru.  “Hanya ada kepala sekolah dan dua siswa," katanya. Dia mengaku kondisi pendidikan di Halteng sangat miris lantaran banyak kepala sekolah yang ditugaskan mengelolah sekolah di sejumlah desa tidak serius dan tidak kreatif dalam mengembangan sekolah yang ada.     "Karena itu, kami sarankan bupati melakukan evaluasi dan harus memilih SDM yang berjiwa peduli atas daerah ini. Jangan asal tempatkan orang-orang yang tidak bertanggung jawab tersebut sebagai kepala sekolah karena akan membawa kemunduran dunia pendidikan di Halteng," tandasnya.(Iswanto)


Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar