Terungkap Djonny Laos dan Budi Liem Suap Kepala BPJN

By 28 Des 2016, 22:28:03 WITTelusur Pulau

Maluku Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku Amran Mustary didakwa menerima uang untuk keperluan pribadinya dari pengusaha rekanan. Di antaranya, untuk membiayai suksesi sebagai kepala BPJN IX Maluku, memberikan tunjangan hari raya (THR) bagi para pejabat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR) Pusat, serta untuk memberikan bantuan dana kampanye pilkada. "Padahal terdakwa mengetahui atau patut menduga bahwa hadiah berupa uang tersebut diberikan karena kekuasaan atau kewenangannya selaku kepala BPJN IX Maluku dan Maluku Utara untuk mengendalikan, mengkoordinasikan, mengawasi, mengatur, dan merencanakan pelaksanaan pelaksanaan pengadaan barang/jasa serta menetapkan pelaksana proyek-proyek yang berada di wilayah BPJN IX Maluku dan Maluku Utara," ucap Jaksa Iskandar Marwanto membacakan surat dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (28/12/2016). Iskandar memaparkan, uang yang diterima Amran adalah sebesar Rp 6,625 miliar dan SGD 202.816 dari Dirut PT Windu Tunggal Utama Abdul Khoir; sebesar Rp 3,6 miliar dari Direktur PT Sharleen Raya (JECO Group) Hong Arta John Alfred, uang sebesar Rp 1,5 miliar dari Direktur PT Labrosco Yal Djonny Laos, uang sebesar Rp 500 juta dari Direktur PT Reza Multi Sarana Rizal, sebesar Rp 1 miliar dari Direktur PT Intimkara Budi Liem, uang Rp 1,1 miliar dari Direktur PT Aibinabi Hasanuddin, sejumlah Rp 400 juta dari Direktur CV Gema Gamahera Anfiqurahman, dan dari Direktur PT Hijrah Nusatama Hadiruddin Rp 1,2 miliar. Menurut Jaksa Iskandar, awalnya Amran menghubungi teman-temannya yakni Imran S Djumadil, Zulkhairi Muchtar alias Heri, dan beberapa stafnya Qurais Lutfi dan Abdul Hamid Payapo untuk menyampaikan permintaan uang itu kepada sejumlah rekanan. "Mengetahui adanya permintaan dana dari terdakwa tersebut, beberapa rekanan yang berharap tetap menjadi mitra kerja BPJN IX Maluku yang nantinya akan

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar