Rp13,4 M Dana Desa Taliabu Mengendap di Kas Daerah

By Andhy EH 19 Des 2016, 23:59:20 WITKabar Malut

Rp13,4 M Dana Desa Taliabu Mengendap di Kas Daerah
Suasana salah satu Desa di Bacan

SOFIFI-Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu diduga sengaja mengambil untung dari dana  milik masyarakat desa. Pasalnya dana yang ditransfer dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementrian keuangan (DjPK-Kemenkeu) tahun 2015, sebanyak dua triwulan tidak ditransfer ke kas rekening  desa  dan sampai saat ini masih mengendap di kas Pemkab Pulau Taliabu.  Kepala Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Maluku Utara (Malut), saat rapat kunjungan kerja spesifik Komisi XI DPR RI, bersama Pemprov dan Kemitraan di ruang rapat kantor Gubernur Kamis (14/4) lalu.

Kepala BPKP Perwakilan Malut Roely Kadir mengatakan, dana desa kabupaten Pulau Taliabu yang belum ditransfer ke masing-masing rekening desa mencapai Rp13,4 miliar dari total dana Rp20,1 miliar."Dari tiga triwulan dana yang ditransfer baru satu kali  ke rekening desa. Sisanya  belum ditransferkan,"aku Roely dihadapan rombongan Komisi XI.Meski begitu, Roelytidak menjelaskan,  apa masalahnya sehingga dana itu tidak ditransfer.  

Ketua rombongan Komisi XI Ahmad Hatari, setelah mendengar keterangan laporan BPKP inikagetdan meminta agar dana itu segera ditransferkan. Sebab menurut dia, dana itu merupakan hak masyarakat desa. Politisi NasDem ini mengaku, dugaan dana desa yang digunakan tidak sesuai peruntukan ini bukan hanya di Taliabu. Tapi di dikabupaten/ kota yang lain juga  bermasalah."Bahkan ada kabar di Halsel, dana tersebut digunakan untuk kepentingan politik. Itu sudah menjadi rahasia umum dan kami mengetahuinya,"ungkapnya. Meski Hatari mengaku, di Halsel ada indikasi disalah gunakan, namun setelah ditanyakan wartawan Hatari memberikan ja

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar