Riwayat Dusun Raja Suku Tobelo Dalam

By Kabar Pulau 16 Mei 2017, 13:21:49 WITKabar Kampung

Riwayat Dusun Raja Suku Tobelo Dalam

Oleh: Faris Bobero

Dusun Raja atau Raki Ma’amoko adalah sebuah ke­bun besar dengan sumber makanan yang banyak diman­faatkan oleh warga Togutil Dodaga. Meskipun kepemi­likan lahan kebun milik satu marga, namun peruntukkan hasil panen untuk semua orang.

Ketika saya berkunjung ke Om Kasiang di kebun lansa miliknya di Desa Dodaga mengatakan, dulunya ada dua Dusun Raja, yakni Dusun Raja Lansa dan Dusun Raja Sagu. Semenjak masuk-nya transmigrasi pada tahun 1982, Dusun Raja Lansa di­gusur untuk membangun SP 4.

Menurut Om Kasiang, daerah transmigran dulu­nya hutan lebat. Dusun Raja Lansa dan Dusun Raja Sagu adalah sumber kebun makanan yang harus dirawat ber­sama-sama untuk jaminan hidup sampai anak-cucu. Se­mua orang bisa datang memanen buah lansa dan sagu untuk pemenuhan kebutuhan di rumah. Selalu bergo­tong-royong menjaga kebersihan Dusun Raja tersebut.

 “Orang dari Maba, Buli bisa datang di Dusun Raja untuk ambel Sagu dan lansa”.  Pemilik Dusun Raja Lansa adalah kakek dari Al­marhum Lopa-lopa, seorang warga sekitar. Saat penggu­suran untuk membangun SP 4, pihak perusahaan yang mengerjakan proyek tersebut tidak berkoordinasi den­gan pemilik dusun.

“Yang kerja bikin SP itu dari perusahaan dong (mere­ka) pe (punya) nama perusahaan PT. Sandra. Lopa-lopa datang marah-marah, bawa panah dan parang, merontak karena Dusun Raja digusur. Tapi saat itu juga pihak perusahaan kasih ganti rugi pake doi (uang) jadi suda tidak masalah”.

Sebagian warga komunitas tidak melakukan peno­lakan karena lahan tersebut adalah hak milik keluarga al­marhum Lopa-Lopa. Yang kini tersisa hanyalah Dusun Raja dengan sumber makanan sagu yan

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar