Refleksi Sumpah Pemuda di Kepulauan Sula Ricuh

By Andhy EH 24 Des 2016, 19:16:45 WITKabar Kota Pulau

Refleksi Sumpah Pemuda di Kepulauan Sula Ricuh
Para maahasiswa memalang pintu ruangan ketua DPRD

Kantor DPRD  Dirusak,  Pagar Kantor Bupati  Dirobohkan

SANANA– Sejatinya dalam merefleksikann hari sumpah pemuda 28 Oktober 1928, adalah bagaimana menghidupkan semangat pemuda bangkit melawan  berbagai ketimpangan di negeri yang telah merdeka selama 70 tahun ini. Bukan merefleksikan sebuah momentum perjuangan dengan destruksi dan kekerasan.  Cara merefleksikan sumpah pemuda yang berbeda dari biasanya itu terjadi di Kabupaten Kepulauan Sula. Aksi  memperingati hari sumpah pemuda oleh dua forum mahasiswa di Kabupaten Kepulauan Sula itu berakhir ricuh. Bahkan kantor DPRD dan Kantor Bupati ikut dirusak. Aksi yang digelar  dua forum mahasiwa, masing-masing Forum Pemuda Sula Menggugat (FPSM)  tergabung elemen Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Pembebasan, Liga Mahasiswa Demokrasi (LMD). Sementara elemen lainnya adalah  Forum Bersama (PB)  Gabungan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).  Mereka menggelar aksi di kantor Bupati dan DPRD Kepulauan Sula (Kepsul).

Aksi pertama  oleh forum bersama HMI dan IMM, sudah diwarnai  saling dorong antara masa dan Satpol PP hingga menyebabkan pagar depan kantor bupati roboh. Aksi itu dimulai sekitar pukul 09.30 WIT. Dalam aksi mereka  Forum Bersama menuntut beberapa hal. Yakni, segera
menetapkan caretaker Bupati Kepsul, serta mendesak  dilakukan penambahan
anggaran Pilkada. Mereka turut meminta, ada alokasi  anggaran pemuda serta menolak
rehabilitasi kantor dan rumah dinas DPRD. Saat   di kantor Bupati, para mahasiswa  menyampaikan orasi sekitar dua jam.

Perwakilan mahasiswa diterima hearing oleh pelaksana harian (Plh) Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Safrin Gaile.  Da

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar