Proses Pencarian Batumulia Bacan

By Andhy EH 24 Des 2016, 20:59:29 WITKabar Kampung

Proses Pencarian Batumulia Bacan

Batu batumulia Bacan sudah mendunia. Batumulia jenis Chrysocolla Quartz yang kental dengan warna hijaunya ini begitu diburu. Batu dari Pulau Kasiruta, bagian dari Kepulauan Bacan itu, kini menempati tempat teratas sebagai batumulia paling diburu penggemar atau kolektor.

Harga Batu Bacan yang melambung tinggi dan berlipat-lipat sebenarnya tak lepas dari sulitnya memperoleh batu ini. Selain sulit, mata rantai penjualannya yang panjang turut membuat harganya melangit. Sulitnya memperoleh batu ini, tergambar dari proses penambangan yang dilakukan. Medan yang berat dan berbahaya, serta proses penambangan yang beresiko. Tak jarang penambang harus bertaruh nyawa.

Batu Bacan ditambang dari lubang-lubang galian yang digali secara manual. Pekerjaan membuat lubang saja sudah cukup berat. Begitu pun medan yang ditempuh agar bisa sampai ke lokasi pertambangan. Di Desa Doko, misalnya, ada tiga lokasi yang saat ini sedang aktif ditambang. Majiko, Tanjung Gulao dan Limpus. Di kawasan Doko Majiko, yang disebut-sebut memiliki kualitas crysokola terbaik, untuk mencapai lokasinya harus berjalan kaki sejauh 6 kilometer mendaki lereng gunung. Sebagai tambang tua, kedalaman lubang di Majiko ada yang telah mencapai 100 meter. Lubang sedalam itu hanya digali menggunakan peralatan manual, yakni betel (besi ulir berujung runcing, red) dan godam.

Pencarian Batu Bacan dilakukan dengan cara yang sama seperti pertama kali membuat lubang galian. Betel diletakkan pada permukaan batu, lalu hulunya dihantam godam seberat 4, 6, atau 8 kilogram, tergantung kemampuan si penambang. Dalam sehari, rata-rata penambang hanya mampu memecah batuan sepanjang satu hasta atau sekitar 30 sentimeter untuk mencari Batu Bacan. “Kalau kita bekerja memforsir tenaga, dalam seminggu bisa mencapai 1 meter. Itu belum termasuk jika alat, seperti palu, ru

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar