Petani Kangkung Gambesi, Bertahan dari Gempuran Abrasi dan Pemukiman

By Kabar Pulau 16 Mei 2017, 07:16:40 WITKabar Kota Pulau

Petani Kangkung Gambesi, Bertahan  dari  Gempuran Abrasi dan Pemukiman

Penulis: Rasyid Yamani/Wartawan Magang Kabarpulau.Com

Lahannya itu  tak  begitu luas.  Hanya   7 meter  panjangnya  dan lebar 8 meter.  Lahan seluas ini  menjadi  tumpuan  hidup   Dima  (39)  warga Gambesi Ternate  Selatan. Lahan  yang berada  tak jauh dari  pantai  atau   tepat  di belakang SMP Negeri 3 Ternate itu menjadi  harapan   Dima mengais rezki setiap hari.

Selasa  (9/5/17),  sekira  pukul 01:53 WIT matahari seperti  memanggang tubuh. Dengan cuaca  panas seperti itu, tak mengurangi semangat  Dima yang ditemani   dua anaknya. Hari itu Dima   memanen sayur kangkung,sementara  anak  tertuanya Ansar memainkan  sebilah pisau   memotong  daun  pandan  yang  ditanam  tumpangsari di kebun itu.  

“Lahan ini menjadi  tumpuan hidup  kami.  Dari sini bisa memenuhi kebutuhan sehar-hari  dan membiayai  pendidikan anak- anak,” ujar Ibu Dima  ditemui di  kebunnya.   Dia  mengaku lahan ini  dulu,  milik orang tuanya. Namun sepeninggal  ibunya  lahan ini  kemudian diwarisi.

Sekadar diketahui saja,  sayur  kangkung  dan daun pandan adalah penghasilan penting petani  sayur Kelurahan Gambesi Kota Ternate Selatan. Mereka  dikenal sebagai pemasok  sayur kangkung dan daun pandan  terbesar  di Kota Ternate.  Sayur  kangkung menjadi icon masyarakat Gambesi. Sayuran  dengan nama latin Ipomoea aquatica  ini banyak ditanam masyarakat setempat .  

Untuk  mendapatkan daun  kangkung yang berkualitas baik  menurut   D

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar