Penantian Panjang Warga Tobelo Dalam Tayawi

By Kabar Pulau 11 Jun 2017, 09:40:43 WITEtniq

Penantian  Panjang  Warga Tobelo  Dalam Tayawi

Empat Tahun  Berharap  KTP Belum Juga Terwujud

Penulis: Rahmatulhaz Jurnalis/Wartawan Kabarpulau.Com

Pagi subuh di akhir Desember 2016,  kami  menyusuri  Kali Tayawi,   mengejar  terbitnya mentari pagi menyaksikan burung  bidadari  bermain   di antara ranting-ranting pohon hiru di Taman Nasional Ake Tajawe Lolabata (TNAL).  Trip saya  dengan dua teman itu adalah  perjalanan  menyaksikan keindahan alam hutan Tayawi   sekaligus ingin menikmati indah dan sejuknya air terjun Hafo Tayawi Tidore Kepulauan.  

Di  TNAL saat ini  hidup juga warga Tobelo Dalam mendiami hutan Bayrorai dan   tepian Sungai Tayawi.  Sepanjang  perjalanan  menyusuri Kali Tayawi yang dingin sepagi itu, kami turut menyaksikan  betapa di tepi- tepi kali yang   berpasir,   rumah-rumah   suku  Tobelo Dalam sebagian  sudah ditinggalkan. Ateng Pondoh tokoh masyarakat Tobelo Dalam yang menjad guide kami berujar,   rumah-rumah itu  sebagian ditinggalkan karena mereka pergi berburu ke  dalam hutan. Ada juga  ditinggalkan karena pemilknya pindah  membangun rumah (bivak)  ke dalam hutan.

Rumah mereka sebenarnya jangan dibayangkan seperti rumah di kampung umumnya. Tempat berteduh mereka  hanyalah bivak- bivak  kecil yang  dibuat  sangat sederhana. Tiangnya dari anakan kayu yang diambil di hutan dengan atap menggunakan daun woka (Livistona rotundifolia). Di tengahnya dibuat semacam panggung yang agak tinggi dan di bawahnya ada perapian api. Rumah- rumah mereka  kebanyakan terpisah dan jaraknya berjauhan.        

Kelompok Suku Tobelo Dalam sendiri sampai saat ini  m

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar