Nelayan Filipina Bebas Cari Ikan di Perairan Malut

By Andhy EH 24 Des 2016, 22:01:38 WITTelusur Pulau

Nelayan Filipina Bebas Cari Ikan di Perairan Malut

TERNATE– Nelayan  asing asal Negara Filipina yang ditangkap oleh TNI Angkatan Laut maupun Polairud di perairan Maluku Utara, saat ini sebagian dibiarkan bebas berkeliaran. Mereka kebanyakan  kembali menangkap ikan.  Beberapa karyawan  di pabrik es Pelabuhan Perikanan Dufa-dufa Ternate, mengaku  sejak awal 2015 beberapa kapal nelayan Filipina terlihat masuk ke Ternate.  Kapal itu sering berlabuh di Dufa- dufa

“Mereka itu nelayan asak Filipina. Mereka sudah lama mencuri ikan tuna di perairan Malut dengan menyamar sebagai orang Sangihe  Sulawesi Utara,” kata karyawan tersebut meminta namanya tidak dipublikasikan. Dia mengatakan, masyarakat sekitar Pelabuhan Perikanan Dufa- dufa sudah mengetahui mereka dari Filipina, sebab tidak dapat berbahasa Indonesia. “Namun anehnya ada  mereka memiliki KTP dan tertulis berasal dari Jailolo, serta beberapa daerah lain di Halmahera Barat,”katanya. Diduga  mereja mengantongi KTP palsu.

 Para nelayan   itu mengaku dari Sangir, padahal dari bahasa dan logatnya tidak mirip dengan dialek Sangir. “Saya dahulu sekolah di Bitung dan banyak teman berasal dari Sangir, sehingga saya mengerti bahasa Sangir, tetapi kalau saya dengar  dialek dan bahasa mereka tidak mirip sama sekali,” ujarnya.   Dia mengaku petugas imigrasi pernah ke ke  Dufa-Dufa memeriksa status kewarganegaraan mereka. Kurang lebih ada 30 nelayan Filipina beroperasi di Malut.  Dugaan itu ada benarnya karena belakangan ini  banyak kapal ikan nelayan Filipina sering berlabuh di perairan Dufa-dufa.

Kepala Seksi Status Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas 1 Ternate, Destri mengatakan, pihaknya sudah memeriksa status kewarganegaraan nelayan-nelayan tersebu

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar