Museum dan Laboratorium Rempah

By Andhy EH 24 Des 2016, 22:31:14 WITOpini

Museum dan Laboratorium Rempah

Oleh: Rinto Taib

(Kepala UPTD Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Kota Ternate)

 

Setelah saya menemukannya, saya berani mengatakan bahwa

Hindia adalah wilayah terkaya di dunia ini.

Saya bicara tentang emas, mutiara, batu berharga, dan rempah-rempah,..”

(Christhoper Columbus, 1503)

 

           Lokakarya nasional yang diselenggarakan Dewan Rempah Indonesia bersama beberapa kementerian RI dengan tema Pengembangan Integrasi Hulu Hilir Rempah Indonesia  diawali dengan Field Trip pada beberapa destinasi wisata sejarah di Ternate (21/10). Termasuk mengunjungi Museum Rempah kota Ternate  di benteng Oranje. Layaknya fungsi museum  umumnya, para pengunjung begitu terpesona dengan berbagai koleksi yang sangat terbatas jumlahnya secara kuantitas. Namun demikian tidak mngurangi kualitas dari kunjungan tersebut melalui beberapa koleksi buku serta hasil galian arkeologi  dari sekitar kawasan benteng Oranje saat dilakukan proses eskavasi di kawasan ini.  Ditengah keterbatasan koleksi itu pula, Museum Rempah telah tampil memberikan berbagai informasi sekaligus menjadi sumber pembelajaran menarik bagi pengunjung.

            Bicara soal rempah  diperkirakan 3000 tahun sebelum masehi, penduduk Eropa telah menggunakannya. Begitu berharganya rempahbagi kehidupan mereka. Dalam buku The Spice Route karya Jhon Keay, menceritakan  bahwa kayumanis yang diperdagangkan misalnyab&nbs

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar