Melihat Perempuan- perempuan Tangguh Pulau Kolorai

By Kabar Pulau 21 Feb 2019, 07:33:58 WITKabar Kampung

Melihat Perempuan- perempuan  Tangguh   Pulau Kolorai
Perempuan Kolorai: Ikan hasil tangkapan Nurhayati dan suaminya diborong ibu-ibu untuk dijual kembali, mici photo

Bantu Suami   Menjaring  Ikan   dan Menanam Rumput Laut   

Penulis: Mahmud Ici/Kabarpulau.com 

Fajar baru menyingsing di ufuk Timur Pulau Kolorai. Pulau kecil berpasir putih seluas 8 hektar  dengan laut tosqoea   subuh itu disapu angin  timur  yang dinginya  menusuk   hingga ke tulang- tulang.  Sepagi  itu, dalam suasana gelap dan dingin, ada seorang  perempuan berusia sekitar 38 tahun, tetap bangun pagi  membantu suaminya  turun ke laut  menangkap ikan.      

Pagi di akhir Oktober 2018, meski baru sekira pukul 05.00 WIT, Nurhayati Bahdar atau Yati biasa  disapa,  tak mau berlama- lama  tidur. Dinginnya laut dan udara pagi  dianggap sudah biasa.  Bersama suaminya Bahdar (50) turun ke laut, mencari ikan untuk dijual jika ada hasil lebih  dan  sebagian untuk dimakan.

Hari itu tak lama memang, Nurhayati bersama suaminya  turun ke laut menjaring ikan pelagis yang setiap saat ada di sekitar laut  Kolorai dan Dodola. Hanya  butuh waktu kurang lebih 3,5 jam   ikan yang biasa bermain setiap pagi di atas laut yang tidak terlalu dalam di bagian utara Kolorai itu berhasil masuk jaring mereka. Memang, dalam beberapa kali melempar jaring tidak ada hasilnya. Namun   lumayan mereka dapatkan  hasilnya setelah  memasang jaring  keempat kalinya. Mereka  mendapatkan ikan setengah ember besar.  Ikan  jenis barakuda yang masih kecil.  Warga Kolorai menyebutnya  ikan suo. 

Ketika matahari  mulai meninggi dan waktu menunjukan sekira pukul 8.30 WIT  pasangan suami istri yang telah dikaruniai dua anak ini pulang. Wajah  sumringah,   &nb

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar