Laut Bukan Tong Sampah Raksasa

By Kabar Pulau 10 Jun 2017, 08:45:14 WITLingkungan Hidup

Laut  Bukan Tong Sampah Raksasa

Catatan Seorang "Pambapontar" Antarpulau

Penulis Carolina  Maharani/ Kontributor Kabarpulau.Com

Apakah mereka tak sadar bahwa laut mesti dijaga ?

sebab ia tak punya tangan utuk memunguti setiap sampah yang dilempar padanya

Ia hanya bisa menepiskannya ke bibir pantai,

sambil berharap kita (manusia) memungutinya….

Puisi di atas adalah gambaran kegelisahan saya ketika melakukan perjalanan ke beberapa pulau di Maluku Utara. Bagaimana tidak,  negeri yang dijuluki daerah seribu pulau dengan  pulau-pulaunya yang nan indah, pasir dan air laut yang memesona, kini  hamparan pantainya bertaburan sampah.Dari   kantong, botol dan gelas plastic minuman mineral   hingga pampers bayi.Belum lagi sampah organik  dan anorganik lainnya.

Beberapa desa yang saya kunjungi dari Morotai   hingga ke Mare di Tidore Kepulauan  selalu saja menemui sampah menghiasi pantai dan lautnya. Di Desa Buho-Buho, Morotai Utara  yang telah ditetapkan menjadi salah satu Obyek wisata  penting di Morotai ternyata tak terbebas dari sampah. Padahal pantai dan pasirnya   menarik, dengan  ombak setinggi 5-6 meter,   Desa ini menjadi salah satu destinasi wisata para peselancar  berbagai negara.  Namun sangat disayangkan, kawasan wisata  selancar  semenarik itu, ternyata  pantainya terhampar   sampah plastik  sepanjang mata memandang. Tidak hanya sampah, berbagai kotoran    membuat kenyamanan wisatawan menjadi sangat terganggu.

Ya, sepanjang bibir pantai tempat peselancar memulai start, kotoran hewan (pig), pampers bayi dan sampah plastik, serta  sampah rumah tangga lainnya, berserak

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar