Korupsi Sumber Daya Alam

By Andhy EH 24 Des 2016, 22:28:03 WITOpini

Sebuah Catatan untuk Ketua KPK RI

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad berencana datang ke Maluku Utara Minggu (9/6). Rencana kedatangannya untuk mendalami dugaan kasus korupsi sumber daya alam  di daerah ini. Memang bicara soal penanganan korupsi di bidang ini, sepertinya masih sangat asing di telinga masyarakat Maluku Utara.  Meskipun dugaan korupsi itu  nyata dan nilainya cukup fantastis,  masih minim  disuarakan. Tidak hanya masyarakat yang beresentuhan langsung di mana sumber daya itu diambil, berbagai  elemen penggiat korupsi   bahkan tidak terlalu menaruh curiga terhadap aksi  kepala daerah dan korporasi  menilep kekayaan  milik rakyat ini. 

Kita patut berbangga,  di tengah  diamnya seluruh stakeholder dalam kasus-kasus seperti  ini,   tenyata,  KPK sudah cukup jauh menelisik  tindakan yang dilarang dan berpotensi merugikan daerah dan negara  itu.  

Maluku Utara  dari ujung Utara di Sopi Kabupaten Pulau Morotai hingga ujung Selatan, Pulau Obi Halmahera Selatan memiliki potensi yang tidak sedikit. Dengan luas wilayah 53.836 kilometer² dengan jumlah penduduk mencapai 1.282.439 jiwa adalah potensi yang dimiliki,  jika dikelola dengan baik dan tidak dikorupsi maka kesejahteraan pasti dirasakan rakyat.   Dengan luas daratan 8572.800 hektar, ternyata  memiliki keunggulan. Baik di darat dan di laut. Bidang perikanan saja kita punya   standing stok ikan diperkirakan mencapai 268382,5 ton per tahun.  Sementara batas potensi lestari  atau  maximum sustainable  yield  (MSY)  sebanyak 134.191,3 ton per tahun. Itu baru potensi yang dikandung laut   Maluku Utara. Belum lagi perut bumi yang kaya akan deposit bahan tambang dan hasil hu

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar