Ketika Guru di Kepulauan Joronga Mengeluhkan Peningkatan Kompetensi

By Andhy EH 20 Des 2016, 00:12:14 WITKabar Kota Pulau

Kecamatan Kepulauan Joronga adalah daerah pemekaran dari Gane Barat di Kabupaten Halmahera Selatan. Kondisi geografis pulau- pulau kecil ini,   sulit diakses.  Transportasi regular ke Pulau juga  belum ada. Karena itu  itu masyarakat  juga hanya mengharapkan transportasi  warga  dari katinting atau long boat guna mencapai pusat pemerintahan di Labuha.

Kecamatan Kepulauan Jorongan dengan 7 desa masing-masing, Kukupang, Kurunga, Yomen, Liboba Hijrah, Pulau Gala, Gonone  dan Tawabi ini,  dalam hal peningkatan sumberdaya manusianya, selalu berteriak   tidak hanya masalah keterisolasian akses ke pusat pemerintahan. Ternyata mereka  juga mengeluhkan masalah bidang pendidikan yang sangat urgen. Soal peningkatan kompetensi guru SD di kecamatan ini misalnya, menjadi keluhan  yang mesti segera diperhatikan instansi terkait. Dari 7 SD  di  kecamatan ini,  hanya  46 guru baik PNS, honor lepas (HL) dan PTT. Sementara, untuk pelatihan peningkatan kompetensi  juga belum menyentuh mereka. Karena itu mereka mengeluhkan setiap   kegiatan peningkatan kemampuan dan kompetensi   seakan dilupakan. ”Bagaimana bicara meningkatkan sumberdaya anak bangsa, kalau    para guru juga tidak pernah tersentuh peningkatan kompetensi,” keluh Irsyad Bahrudin guru SD Kukupang. 

Dia mencontohkan,  salah satu program pemerintah yang dikenal dengan BERMUTU, ternyata mereka   tereliminasi dari  guru di  pulau Bacan maupun kecamatan yang lebih dekat ke pusat pemerintahan. 

Menurutnya, setiap saat gugus aktif masing-masing kecamatan selalu diberikan pelatihan. Misalnya Program Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Maluku Utara untuk Halmahera Selatan,  ternyata hanya  diberikan ke kecamatan lain. Sementara ke Kepulaua

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar