Kelapa Bido Morotai, Bepeluang Jadi Benih Nasional

By Andhy EH 24 Des 2016, 21:13:38 WITKabar Kampung

Kelapa Bido Morotai, Bepeluang Jadi Benih Nasional

Kelapa Bido Morotai, Bepeluang Jadi Benih Nasional 

Kelapa adalah salah satu komoditi perkebunan yang telah turun menurun menjadi andalan pendapatan petani di sebagian besar wilayah Indonesia termasuk di Maluku Utara . Selain sebagai penghasil minyak nabati, hampir seluruh bagian tanaman ini dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan hidup lainnya. Karena itu tidak salah tanaman kelapa dijuluki pohon kehidupan (tree of life) dan merupakan tanaman sosial yang lebih 95% diusahakan petani.  Berdasarkan data statistik perkebunan tahun 2013 total luas areal pertanaman kelapa rakyat: 98% of 3,64 juta ha, dengan produksi : 3,051 juta ton kopra  dan melibatkan sekitar 7 juta keluarga petani.  Tetapi kondisisaat  ini banyak tanaman  yang tua/rusak (TTM/TR) sebesar 433.395 ha, sehingga dipandang perlu diremajakan,  ini  membutuhkan benih-benih unggul, baik benih bina maupun unggul lokal sebagai bahan tanam.

Seperti dikutip dari situs Kementerian Pertanian Direktorat Jenderal Perkebunan Republik Indonesia menyebutkan, Kelapa Bido adalah satu dari jenis kelapa dalam yang ditemukan berkembang baik di Desa Bido, Kecamatan Morotai Utara, Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara.  Menurut informasi dari petani di Desa Bido awalnya kelapa ini ditemukan hanyut di tepi pantai, kemudian ditanam oleh para petani.   Informasi dari petani,  asal kelapa menurut tetua kampung berasal dari “Sangihe Talaud”  dan dinamai IGO SANG (igo=kelapa; sang=sangihe) dan Juga dari “Filipina”. Untuk kejelasan asal-usul dimaksud masih jadi pertanyaan. 

Rencananya Balit Palma Manado akan melakukan kajian lebih mendalam  tentang kelapa ini yang saat ini sudah berk

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar