Ini Isi Surat KPK di Korupsi AHM

By 30 Des 2016, 13:07:37 WITTelusur Pulau

Ini Isi Surat KPK di Korupsi AHM

Penulis: King Faisal

Tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Masjid Raya Sanana Kepulauan Sula Ahmad Hidayat Mus akan ditindaklanjuti KPK pada minggu pertama Januari 2017.

Kasus korupsi yang menyita perhatian masyarakat Maluku Utara ini ditangani Polda dan Kejaksaan Tinggi setempat sejak 2011 hingga sekarang belum tuntas.

Penelusuran  kabarpulau.com menyebutkan, surat KPK tentang pengambil alihan penyidikan dan penuntutan kasus dugaan korupsi dana pembangunan Masjid Raya Sanana dengan tersangka Ahmad Hidayat Mus Nomor: R-4966/01.02/12/2016, tanggal 15 Desember 2016.

Surat KPK ini tebusan ke Bareskrim Polri, Kejaksaan Agung, Polda dan Kejati Malut. Pengambil alihan kasus Masjid Raya Sanana ini berdasarkan surat penyidikan Polda Malut Nomor: SP.LIDIK/65/IV/2011/Dit. Reskrimsus, tanggal 5 April 2011. Yang selanjutnya telah menetapkan 8 orang tersangka, di antaranya Ahmad Hidayat Mus, Mahmud Syafruddin, Mange Munawar Tjiarso, Hamid Idris, Safrudin Buana Bot, Isbat Arafat, Debby Ivonne Que dan Ahmad Hamis.

Dalam kasus ini baru 6 orang yang divonis dan mendapat kekuatan hukum tetap. Sementara mantan Bupati Sula Ahmad Hudayat Mus dan Ahmad Hamis yang merupakan konsultan proyek Masjid Raya Sanana hingga saat ini berkasnya belum dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor pada PN Ternate.

 Bolak Balik Berkas

Informasi yang dihimpun Liputan6.com, menyebutkan bolak baliknya berkas AHM yang juga Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia II DPP Partai Golkar itu sebanyak 7 kali, dari Polda ke Kejaksaan Tinggi dan sebaliknya, lantaran Polda tidak bisa menghadirkan Ahmad Hamis untu

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar