Empat Lembaga Bongkar Bobrok PT Korido di Gane

By Kabar Pulau 12 Nov 2018, 12:47:46 WITLingkungan Hidup

Empat  Lembaga Bongkar Bobrok  PT Korido di Gane
Aksi gabungan yang digelar di wisma Korindo dan Kantor Pusat BNI Jakarta

Diduga Lakukan  Pembalakan Liar hingga Pelanggaran HAM    

Editor: Mahmud Ici/wartawan kabarpulau.com

Investasi perkebunan sawit di Gane Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara hampir 11 tahun ini, meninggalkan penderitaan luar biasa bagi warga. Mereka tidak hanya kehilangan ruang kelola seperti kebun, tetapi juga menderita secara sosial dan ekonomi. Aktivitas perusahaan raksasa dari Korea bernama Korea Indonesia (Korindo) itu  bahkan diduga   melakukan pelanggaran  cukup serius, yakni  pembalakan liar dan  melanggar HAM.  Hal ini  diungkap empat  Lembaga yakni Wahana Lingkungan Hidup (WALHI),Transformasi untuk Keadilan (TuK) Indonesia Rainforest Action Network (RAN) dan Profundo Senin (12/11). Melalui rilis yang dikirim ke kabarpulau.com, keempat lembaga ini mengungkap  pelanggaran serius ini melalui penyelidikan mendalam. Dalam penyelidikannya  mereka telah menghasilkan dua laporan yang mencatat bukti menyeluruh mengenai tindakan ilegal, perusakan lingkungan, dan pelanggaran hak-hak masyarakat di seluruh operasi perusahaan.

Dalam laporan itu mengungkap, ekspansi Korindo ke dalam hutan-hutan pedalaman Indonesia melibatkan pembukaan hutan primer, pembakaran, perampasan lahan,  tindakan kekerasan dan penangkapan masyarakat setempat secara sewenang-wenang. Laporan  berjudul  Perilous : Korindo, Land Grabbing and Banks, yang  diterbitkan  bersama    RAN , Walhi, TuK-Indonesia, dan Profundo itu, merilis bahwa  pelanggaran-pelanggaran ini menyebabkan Korindo memasok kayu yang tidak berkelanjutan dan kemungkinan besar ilegal untuk konstruksi beberapa lokasi penyelenggaraan  Olimpiade di Tokyo 2020.

Selain menyampaikan rilis resmi  Senin (12/11)  juga, sekelompok pengunjuk rasa, berkumpul di kant

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar