Di Tidore Kepulauan Pungutan UN Mencekik Leher

By Andhy EH 24 Des 2016, 20:18:24 WITKabar Kota Pulau

Di Tidore Kepulauan Pungutan UN Mencekik Leher

TIDORE—Program pemerintah memberlakukan pendidkan gratis ternyata hanya slogan belaka. Terbukti di Tidore untuk  siswa yang akan mengikuti Ujian Nasional (UN) 2016 dipungut biaya hingga Rp1,5 juta.    Oleh pihak sekolah mengakui kalau itu sudah ada  kesepakatan komite sekolah, pihak sekolah dan orang tua siswa.  

Seperti di salah satu SMA swasta di Kota Tikep, yakni di SMA Maidi Kecamatan Oba Selatan siswanya harus membayar  hingga Rp1,5 juta. Ibrahim  Salasa salah orang tua siswa   mengaku, di sekolah anaknya di Maidi,   dipungut per siswa Rp 1,5 juta. Pungutan itu untuk UN. "Karena baru dengar ini, saya tanya pak Yusuf Bahta (salah satu anggota DPRD kota Tikep,red) apa benar UN itu harus dipungut uang sebanyak itu,"ungkapnya Minggu (3/4). Dia juga mengaku, uang Rp 1,5 juta itu diputuskan dalam rapat komite sekolah dengan orang tua siswa peserta UN. Kesepakatan ini tidak dilawan  karena takut terjadi apa-apa dengan anaknya nanti usai ujian

Kepala Dikpora Kota Tikep Yakub Husain saat dikonfirmasi mengaku, baru tahu, soal ini. Saya juga baru tahu  UN itu gratis dan tidak ada pungutan.  Kecuali ada keputusan rapat komite sekolah dan orang tua siswa. "Tetapi kalau pungutan sampai sebesar Rp 1,5 juta itu tidak wajar. Kita akan panggil dan evaluasi,"katanya.Pihak sekolah sendiri sulit dihubungi. Bahkan hand phone Kepsek juga sulit dihubungi.         

Sementara Kabid Pendidikan Menengah (Dikmen) Dikpora Tikep Ade Rakib saat dikonfirmasi juga mengaku baru mengetahui, persoalan ini. Pihaknya berjanji akan memanggil kepala sekolah untuk dievaluasi. Dia mengaku  semua sekolah sudah&n

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar