CSR NHM, Antara Pemberdayaan Rakyat dan Hegemoni Kuasa

By Kabar Pulau 17 Sep 2017, 23:08:00 WITOpini

CSR NHM, Antara Pemberdayaan Rakyat dan Hegemoni  Kuasa

Oleh: Faris Bobero/ wartawan kabarpulau.com

Corporat social responsibiity, adalah sebuah konsep korporasi global. Awalnya sebagai sikap perusahaan yang mencoba berterima kasih pada warga lingkar perusahaan---lebih utama usaha pertambangan. Seiring perubahan jaman, di sejumlah negara, termasuk Indonesia, CSR kemudian diundangkan dan menjadi sesuatu yang wajib bagi semua badan usaha.

Sejumlah Undang-Undang, terlebih UU Minerba, menjadikan CSR di bidang usaha tambang sebagai satu kewajiban melaksanaan pengembangan dan pemberdayaan masyarakat. Targetnya adalah kemandirian masyarakat pasca tambang. Sasarannya tentu warga masyarakat di lingkar tambang.

Kemandirian masyarakat diupayakan didorong dengan program yang punya daya saing dan berkelanjutan, agar mampu mendukung bergeraknya ekonomi, sosial budaya dan pendidikan masyarakatnya. Proses ini selain harus tepat sasaran, juga ada kewajiban harus bersinergi dengan program pemerintah, utamanya pembangunan wilayah dan desa. Minimal, program tahunan kalau bukan program 5 tahunan (RPJMD), harus berjalan beriringan dengan program pembangunan lainnya, tentunya untuk memastikan semua program jalan, dan berapa kisaran dana yang dipakai untuk program tersebut.

Program pemberdayaan dan pengembangan masyarakat lingkar tambang, sejatinya memperkuat daya saing ekonomi warga, faktanya dalam banyak hal, justru menjerumuskan warga dalam jurang ketergantungan. Kasus NHM sebagai contoh. Bukannya memberdayakan kemandirian warga, masyarakat tempatan malah membayarkan beras Raskin, membayarkan pajak, membuatkan pagar rumah dari dana community Deveopment. Sesuatu yang sangat jauh dari konsep awal CSR itu sendiri: keberlanjutan ekonomi warga lingkar tambang.

Kebiasaan pemerintah Indonesia adalah membuat perundangan yang kesannya bertabrakan. Begitu regulasi UU tentang desa diberl

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar