Cerita Pelajar Ternate Terjerat Prostitusi

By Andhy EH 24 Des 2016, 20:49:51 WITKabar Kota Pulau

Cerita Pelajar Ternate Terjerat Prostitusi
Pantai Falajawa | Foto Faris Bobero

Penulis : King Alfatih Hairi

 

TERNATE - Suasana gelap. Di sebuah teras rumah jalan utama, Kecamatan Ternate Utara. Pantulan cahaya lampu remang-remang.

Seketika nampak beberapa ABG yang masih di bangku sekolah menengah atas di Kota Ternate. Sedang asik duduk memantau pengendara yang berlalu di depannya.

“Om tunggu sapa,” tanya Bunga (nama samaran) saat disambangi, Minggu dini hari, 1 Oktober 2016.

Malam itu, tepatnya pukul 02.25 WIT, hujan sedikit membasahi wilayah tengah kota Bahari Berkesan itu, pada jalan raya utama yang semakin sunyi.

Bunga lalu menanyakan rokok. Sebatang rokok diambil, Bunga kemudian membakar dan mengeluarkan asapnya. Tarikan pertama dan seterusnya.

“Om beli minum bole,” sambung Bunga meniupkan asap rokoknya lagi.

Bunga lalu mengatakan dirinya sedang galau. Mungkin minuman keras atau miras dapat melepaskan kegalauannya. “Captikus Om,” ucap Bunga.

Captikus adalah sejenis cairan berkadar alkohol yang dihasilkan melalui penyulingan saguer (cairan putih) yang keluar dari mayang pohon enau atau seho dalam bahasa Maluku Utara. Produksinya dari Halmahera. Miras favorid beberapa kalangan.

Saat ditanya dengan siapa Bunga mengkonsumsi miras, “Ada dua orang teman saya, di sana,” kata Bunga sembari menunjuk ke arah teras rumah, tempat asal ia duduk.

Tak nampak jelas wajah kedua rekan Bunga tersebut. Dengan spontan, salah satu dari temannya menyahut, “Bunga rokok so habis.” Bunga lalu meminta dibelikan rokok yang dipesan rekannya itu. Ia lalu menaiki kendaraan menuju wilayah Ternate Tengah, Kota Ternate, Malut.

Banyak yang diceritakan Bunga. Awal mula dirinya terjerat prostitusi di kalangan remaja putih abu-abu itu salah satunya.&

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar