Belanja Modal di Kas Pemprov Malut Raib

By 27 Des 2016, 18:28:56 WITPolmas

Belanja Modal di Kas Pemprov Malut Raib

Kondisi kas keuangan daerah Pemerintah Provinsi Maluku Utara  tahun anggaran 2016 kian memprihatinkan. Hal ini  membuat  pembayaran sejumlah kegiatan kepada pihak ketiga dan honor ratusan karyawan pada Desember 2015 hingga 2016 ditunggak.

Penelusuran  kabarpulau.com  setiap pelelangan proyek yang sudah ditenderkan sesuai kode rekening masing-masing terdapat alokasi anggaran.

Sebagaimana Dana Alokasi Umum (DAU) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara tahun anggaran 2015 sebesar Rp 1,1 triliun.

Anggaran itu terdiri atas belanja modal dan belanja aparatur. Untuk belanja modal dianggarkan Rp500 miliar, sementara belanja aparatur Rp 600 miliar.

“Otomatis utang (Pemprov) kepada pihak ketiga yang terbawa dari Desember 2015 yang disebutkan Pemprov tidak tahu   datangnya dari mana. Sementara DAU yang tertampung di APBD 2015 senilai Rp 500 miliar telah dianggarkan (sebagamana dokumen APBD Pemprov Maluku Utara),” kata Sekretaris Komisi II DPRD Malut Iskandar Idrus, saat dihubungi  via telepon, Selasa (20/12/2016) lalu.

Politisi Partai Amanat Nasional itu mengungkapkan, DAU yang diduga raib di kas daerah Pemprov setempat itu belum termasuk Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Perimbangan, dan pendapatan Lain-lain yang sah, serta Sisa Lebih Pemakaian Anggaran (SiLPA).

Dari informasi yang berhasil dihimpunmenyebutkan utang Pemprov Maluku Utara merupakan utang atas pekerjaan pihak ketiga yang belum dibayarkan. Utang tersebut itu tersebar di semua satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Berikut tujuh SKPD yang tercatat memiliki utang kepada pi

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar