Belajar Mengajar SMK/SMA di Halmahera Utara Mandek

By Kabar Pulau 13 Jan 2017, 08:28:41 WIT

Belajar Mengajar SMK/SMA di Halmahera Utara Mandek

 

Dampak dari Gaji Guru Belum Dibayar Pemprov   

TOBELO-Pemerintah Provinsi Maluku Utara nampaknya segera melakukan evaluasi atas ketidakmampuan mereka membayar gaji guru tepat waktu. Pasalnya, pasca para guru diambilalih tanggung jawabnya oleh provinsi proses pembayaran gaji mereka di awal 2017 menjadi mandek.Bahkan sampai saat baik gaji maupun tunjangan mereka belum juga dibayar.  

Di Kabupaten Halmahera Utara, dampak dari   belum dibayarnya gaji dan tunjangan guru dan Kepsek SMA/ SMK  oleh Pemprov Malut, menyebabkan aktifitas belajar mengajar di sekolah- sekolah belum berjalan maksimal.Pantauan di SMA N 1 Halut,  siswa lebih cepat pulang sekolah, karena banyak guru belum mengajar. Para siswa pun gelisah   karena UNBK sudah dekat. ”Ujian sudah  dekat, sementara  para guru  juga tidak mengajar,” keluh Irene siswa SMA Negeri 1. Belum efektifnya belajar karena guru tidak  mengajar   terjadi  hampir semua sekolah. Dari SMA N 6, SMK N 1, SMA N 9 dan SMA N 2 Halut di Galela. ”Kami  memang datang  ke sekolah, tapi belum ada aktifitas belajar, karena para  guru juga banyak belum masuk sekolah,” ujar Adrianus siswa SMA N 2 Halut.

Kadis Pendidikan Halut Suwarno Tongo Tongo   dikonfirmasi menegaskan  kondisi ini sebenarnya Pemprov  mengorbankan para siswa. Pengalihan guru SMA/SMK menyebabkan banyak masalah. Meski begitu pihaknya mengaku akan mengkroscek  ke sekolah agar proses belajar mengajar berjalan efektif. ”Memang ada sekolah   dua Kepsek, menyebabkan guru dan siswa bingung.  Hal ini sudah diatasi karena kesalahan Pemprov Malut,”tegas Suwarno. (MP)


Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar