Bagaimana Mempromosikan Makanan “Kobong”?

By Kabar Pulau 22 Agu 2017, 08:32:49 WITKabar Kota Pulau

Bagaimana Mempromosikan Makanan “Kobong”?

Penulis: Rasyid Yamani (Wartawan Magang Kabarpulau.com)

Makanan Kobong [ kebun] di Maluku Utara  paling diburu masyarakat lokal maupun yang baru menginjakkan kaki ke Maluku Utara. Di Kota Ternate, makanan kobong berpusat di pasar higienis, menghadap ke laut. Lokasinya diapit warung-warung kecil penjual sembako

Berada di pasar higenis, lokasinya dikerumuni warung-warung kecil penjual sembako, yang tak jauh dari pantai, hinga membuat pelanggan akan dimanjakan oleh pemandangan laut, melihat pulau Mare, Tidore, Bahkan Halmahera.

Seperti daerahnya, makanan kobong kaya akan cita rasa rempah-rempah.

Sayangnya, lokasi tersebut jauh dari nampak karena dihalangi gedung pasar. Bahkan, jika hujan, lokasi untuk menuju ke warung makanan kobong becek. Meskipun begitu, warung makanan kobong tidak sepih pengunjung.

 

Siang itu cuaca sedikit mendung,  tapi tak sampai mendatangkan hujan, saat bertemu dengan pemilik rumah makan Kieraha yang  berada di pasar higenis. Kurang lebih pukul 11:30, Minggu, 20 Agustus 2017.

Suriati (37) terlihat begitu sibuk melayani pengunjung, di belakang rumah makan ada yang sibuk membakar ikan sementara di dapur disibukkan dengan membuat popeda (makanan lokal orang timur bahan dasar sagu). Suriati dengan nada suara yang sopan menyuruhku menunggu sebentar, lalu duduklah aku di bangku yang disediakan. 

Baru setelah selesai melayani tamu dia menghampiriku dengan wajah tersenyum sembari meminta maaf. Dengan jemari diarahkan ke meja yang telah tersedia makanan kobong. “Sebenarnya makanan kobong ini, seperti goho ikan, pisang rebus, popeda, sayur mayur, dabu-dabu atau colo-colo (sambal khas orang Maluku Utara) ,dan ikan goreng, ikan kua, dari sisi kesehatan juga sangat penting,” katanya.

Menurut Suriati, makanan kobon

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar