Amran Mustary Diancam Penjara Seumur Hidup

By 28 Des 2016, 22:15:45 WITTelusur Pulau

Amran Mustary Diancam Penjara Seumur Hidup

Mantan pejabat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Amran Mustary terancam pidana penjara seumur hidup. Jaksa KPK mendakwa Amran terkait dengan kasus proyek pembangunan jalan di Maluku Utara. Mengenakan kemeja batik ungu, Amran mengikuti jalannya persidangan di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (28/12/2016). Tak banyak komentar terucap ketika dirinya mendengarkan dakwaan jaksa KPK. Amran ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait kasus dugaan suap pada proyek jalan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tahun anggaran 2016. Kala itu ia menjabat Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah IX. Ia didakwa melanggar Pasal 12 a atau b atau Pasal 11 UU Tipikor. Ancaman hukuman maksimalnya penjara seumur hidup. Pasal tersebut berbunyi: Dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar: a. pegawai negeri atau penyelenggara negara yang menerima hadiah atau janji, padahal diketahui atau patut diduga bahwa hadiah atau janji tersebut diberikan untuk menggerakkan agar melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya, yang bertentangan dengan kewajibannya. b. pegawai negeri atau penyelenggara negara yang menerima hadiah, padahal diketahui atau patut diduga bahwa hadiah tersebut diberikan sebagai akibat atau disebabkan karena telah melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya. "Terdakwa menerima sejumlah uang hadiah yang bertentangan dengan jabatan dan kewajibannya dalam kegiatan konstruksi di wilayah Maluku Utara. Selain itu, menggerakkan beberapa anggota Komisi V DPR untuk mengupayakan usulan 'program aspirasi' pada proyek itu," kata jaksa KPK Iskandar Marwanto, dalam persidangan. Jaksa menjelaskan, Amran pernah bertemu

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar